Breaking News:

Berita Sampang

Tahun Ini, Ada 3 Kecamatan di Sampang Bebas dari Bencana Kekeringan, 75 Wilayah Lain Kering Kritis

BPBD Sampang Madura Jawa Timur mengungkap, sedikitnya ada tiga kecamatan di wilayahnya bebas dari bencana kekeringan tahun ini.

Editor: Elma Gloria Stevani
PIXABAY//Thorsten Frenzel
Ilustrasi kekeringan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Sebanyak 75 wilayah di Kabupaten Sampang, Madura terdampak bencana kekeringan, bahkan berstatus kering kritis, Minggu (5/9/2021).

Akan tetapi, jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun hanya tiga desa yang sudah terbebas dari bencana musiman itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Asroni mengatakan, bahwa tahun ini jumlah wilayah terdampak kekeringan memang lebih sedikit, dari 78 wilayah menjadi 75 wilayah.

 "75 wilayah itu terdiri dari, satu wilayah kelurahan dan sisanya desa yang tersebar di 11 Kecamatan se Kabupaten Sampang," ujarnya.

Menurutnya, terbebasnya tiga wilayah dari bencana kekeringan itu karena sudah ada mata air (sumur) yang dibangun di pemukiman warga, termasuk sudah masuknya saluran PDAM.

Sebab, dua hal tesebut merupakan faktor penyebab puluhan desa terdampak kekeringan pada setiap tahunnya.

"Desa atau kelurahan yang tidak ada mata air lebih dari tiga kilometer dari area pemukiman pasti terdampak kekeringan," terangnya.

Lebih lanjut, dalam upaya pencegahan kekeringan di wilayah kerjanya, Asroni mengaku sudah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain sebagai sinergitas.

Seperti, penanggulangan jangka panjang tepatnya, program pembangunan sumber mata air alias sumur bor dan sejenisnya.

"Untuk jangka pendeknya kami setiap tahun melakukan droping air bersih ke desa terdampak, namun saat ini masih tahap menunggu SK dari Bupati untuk merealisasikannya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved