Breaking News:

Berita Malang

Wacana Penerapan Ganjill Genap di Kota Malang Dapat Dukungan Sutiaji, Wali Kota Siap Bantu

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengusulkan rencana penerapan aturan ganjil genap.

TribunMadura.com/Rifky Edgar
Wali Kota Malang Sutiaji bersama dengan Kapolresta Malang kota AKBP Budi Hermanto mengikuti rapat koordinasi berkaitan dengan PPKM level 4 di balai kota Malang, Rabu (21/7). 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Kukuh Kurniawan

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji mendukung rencana penerapan ganjil genap di Kota Malang.

"Untuk hal itu (rencana penerapan ganjil genap), dikaji nanti. Domainnya Pak Kapolresta Malang Kota," kata Sutiaji kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Minggu (5/9/2021).

"Itu merupakan ide cerdas. Karena untuk mengurangi mobilitas orang tentunya," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengusulkan rencana penerapan aturan ganjil genap.

Rencana itu muncul untuk mengurai mobilitas kendaraan setelah Kota Malang masuk dalam PPKM Level 3.

Baca juga: Kota Malang Masuk PPKM Level 3, Polresta Malang Kota Siapkan Kebijakan Ganjil Genap, Ini Konsepnya

Nantinya, Polresta Malang Kota akan melakukan penguraian arus lalu lintas menggunakan sistem ganjil genap di beberapa titik jalan yang berpotensi padat kendaraan.

Proyeksi rencana penerapan ganjil genap itu nantinya perlu berkoordinasi dengan pihak Polda Jatim dan Ditlantas Polda Jatim. 

"Pemkot insyallah mendukung itu (rencana penerapan ganjil genap)," tambah Sutiaji.

"Saya kira ini kan yang namanya Polresta, bagian dari kita. Pastinya mendukung dan membantu," terangnya.

Menurut Sutiaji, dalam pengkajian rencana penerapan ganjil genap, pastinya akan terjadi pro dan kontra.

Akan tetapi, hal itu dirasa wajar, karena jika memang hasil akhirnya dinilai sangat baik dan efektif, masyarakat Kota Malang pastinya akan mengerti dan mengikuti aturan tersebut.

"Tentu insyallah untuk kebaikan. Hal pertama kalau kebijakan itu mesti kan pro kontra, seperti kebijakan penataan jalan lainnya. Tapi pada akhirnya, kalau sudah tahu hasilnya, insya Allah bisa," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved