Breaking News:

Berita Bangkalan

Bupati Bangkalan Ra Latif Berharap Pembelajaran Tatap Muka Tak Menimbulkan Klaster Baru

Hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun menjadi perhatian Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), Senin (6/9/2021).

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika (kiri) mendampingi Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron yang tengah cuci tangan begitu tiba di halaman SD Negeri 1 Kemayoran untuk memantau hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) serentak selama dua pekan, Senin (6/9/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Lonjakan kasus positif terkonfirmasi hingga meningkatnya jumlah kasus kematian harian periode Juni-Juli 2021 membuat Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan mawas diri.

Hari pertama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun menjadi perhatian Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif), Senin (6/9/2021).  

Didampingi Wakil Bupati, Drs Mohni, MM dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika, Ra Latif menyisir tiga sekolah di kawasan Kota untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan terkait penerapan disiplin protokol kesehatan selama percobaan PTM secara serentak selama dua pekan, 6-18 September 2021.

“Kami berharap sekolah tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Karena itu kami meminta kepada masing-masing kepala sekolah untuk memperhatikan penegakan disiplin protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Ra Latif.

Baca juga: Hari Pertama PTM di Bangkalan, Siswa Bersorak Senang di Hadapan Bupati Bangkalan Ra Latif

Sebelumnya, uji coba selama dua pekan pelaksanaan PTM pernah dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan pada akhir Mei 2021 setelah tren perkembangan Covid-19 kala itu melandai.

Namun percobaan PTM hanya terlaksana selama sepekan dan berjalan tidak merata setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kecamatan Arosbya yang merembet ke Kecamatan Kota, Sepulu, dan Kecamatan Geger.

Demi terjaganya pelaksanaan PTM saat ini terus berkesinambungan hingga kondisi kembali normal, Ra Latif mengimbau semua pelajar bervaksin.

Bahkan besok, Selasa (7/9/2021), Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan akan menggelar vaksin 5.000 siswa.

“Terutama siswa SMA dan SMK, namun kami juga siapkan untuk siswa SMP yang belum vaksin. Meskipun vaksin bukan menjadi syarat utama bagi pelajar, namun kami tetap menganjurkan demi keberangsungan kegiatan PTM,” pungkas Ra Latif.

Berdasarkan Data Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur per 2 September 2021 yang diterima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan menujukkan, vaksinasi dosis pertama dengan sasaran remaja mencapai angka 5,95 persen atau sejumlah 6.380 sasaran dari total 107.284 sasaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved