Breaking News:

Berita Sumenep

Sumenep PPKM Level 2, Penumpang Terminal Arya Wiraraja Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin dan Tes Antigen

Calon penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja wajib menunjukkan kartu vaksin dan rapid test antigen.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Calon penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja Kabupaten Sumenep 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Kabupaten Sumenep masuk wilayah PPKM Level 2, bersama dua kabupaten lainnya di Madura.

Selama penerapan PPKM Level 2 di Sumenep masih berlaku, calon penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja wajib menunjukkan kartu vaksin dan rapid test antigen.

Korsatpel Terminal Tipe A Arya Wiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi mengatakan, dua dokumen tersebut tetap dibutuhkan pada masa PPKM Level 2 Jawa-Bali yang masih berlangsung.

Menurutnya, penerapan syarat tersebut dalam upaya mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Sumenep.

"Meskipun level 2 syarat dan ketentuan itu tetap berlaku," kata Handoko Imam Hanafi, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Peta Pembagian Wilayah PPKM di Madura, Sampang dan Pamekasan PPKM Level 2, Bangkalan Masih Level 3

"Sebab dengan aturan itu semoga penularan Covid-19 bisa diatasi dengan mudah," sambung dia.

Ia menjelaskan, jumlah penumpang bus di Terminal Arya Wiraraja Sumenep telah mengalami peningkatan sekitar 60 persen daripada sebelumnya, saat PPKM level 3 dan 4.

Jumlah penumpang bus AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang biasanya hanya mencapai 15 orang per harinya.

Sedangkan untuk saat ini diperkirakan mencapai 100-200 orang.

Sedangkan AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang semula hanya 18 orang per hari, saat ini telah naik menjadi sekitar 100 orang per hari Pulang Pergi (PP).

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER Tes Antigen Gratis untuk Peserta CPNS hingga Pria Melompat dari Suramadu

"Bisa jadi kenaikan jumlah penumpang itu mungkin karena minimnya penularan Covid-19," terangnya.

Sebelum bus diberangkatkan kata Handoko Imam Hanafi, pihaknya memperketat penjagaan pintu masuk untuk ngecek surat kelengkapan penumpang dan armada bus.

"Hal itu sebagai bentuk antisipasi adanya pengecekan di perjalanan. Kalau sudah memenuhi syarat kan enak," tambahnya. kemarin,

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved