Breaking News:

Berita Pamekasan

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Kiai Ternama di Pamekasan, Pelaku Minta Uang dan Emas ke Warga

Seorang warga Sumenep diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai orang pintar dan keponakan Pengasuh Pondok Pesantren.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
KOLASE ISTIMEWA dan Freepik.com
penipuan yang mengaku sebagai keponakan KH Musleh Adnan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Seorang warga Desa Ganding, Kabupaten Sumenep, diduga melakukan penipuan terhadap warga Desa Bangkes, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Oknum tersebut mengaku sebagai keponakan Pengasuh Pondok Pesantren Nahdhatut Ta'limiyah Karang Anyar Plakpak Pamekasan, KH Musleh Adnan.

Pelaku melakukan penipuan dengan modus mengaku sebagai dukun dan meminta uang serta emas kepada warga Desa Bangkes.

KH Musleh Adnan mengatakan, pihaknya mengetahui informasi adanya dugaan penipuan yang mengaku sepupunya ini setelah mendapat kabar dari suami Kades Bangkes, Moh Lutfi.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER Tes Antigen Gratis untuk Peserta CPNS hingga Pria Melompat dari Suramadu

Kabar yang disampaikan Moh Lutfi itu, ada orang mengaku sepupu KH Musleh Adnan dengan modus nyarati orang (orang pintar), dan minta uang serta minta emas ke warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur.

Penceramah kondang ini memastikan tidak punya sepupu yang tinggal di daerah Desa Ganding, Sumenep.

"Perlu diketahui saya tidak punya sepupu (misanan) di daerah Sumenep. Itu betul-betul penipuan. Tolong disebarkan," kata KH Musleh Adnan melalui pesan suara WhatsApp, Rabu (8/9/2021).

Sementara itu, Suami Kades Bangkes, Moh Lutfi mengatakan, oknum yang mengaku keponakan KH Musleh Adnan ini mengaku warga selatan Pasar Ganding, Kabupaten Sumenep.

Informasi yang pihaknya dapat dari laporan warga setempat kabarnya dimintai uang dan emas.

Pihaknya berjanji akan mengklarifikasi persoalan ini setelah oknum yang bersangkutan datang ke Desa Bangkes.

Misal, persoalan ini benar-benar penipuan, maka pihaknya akan memproses lebih lanjut.

"Kalau memang oknum tersebut adalah sepupu KH Musleh Adnan warga setempat ikhlas," tulis Moh Lutfi sesuai pesan yang dikirim kepada KH Musleh Adnan melalui pesan WhatsApp.

Menurut Lutfi, oknum ini berencana akan datang ke Desa Bangkes sore hari.

Ia berjanji akan mengklarifikasi kronologis persoalan ini ke publik sore nanti.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved