Berita Surabaya

Aroma Tak Sedap Mengundang Curiga, saat Pintu Kamar Kos Didobrak Ternyata Begini Kondisi Penghuni

Sebelum penemuan tersebut, warga sempat mencium bau tak sedap di sekitar kamar kos. Namun, saat dicek pintu kamar kos tertutup rapat.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Luhur Pambudi
Kondisi pintu dan jendela kamar kos di Karang Pilang, Surabaya, penghuni ditemukan meninggal dunia 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Jenazah wanita ditemukan meninggal di kamar kosnya di Surabaya.

Sebelum penemuan tersebut, warga sempat mencium bau tak sedap di sekitar kamar kos.

Namun, saat dicek pintu kamar kos tertutup rapat.

Hingga akhirnya petugas mendobrak pintu kamar kos tersebut.

Polisi tidak menemukan tanda aneh bekas penganiayaan pada tubuh jenazah RAT (38) wanita yang ditemukan meninggal di kamar kosannya, di Jalan Kemlaten, Gang Kenongo, Kebraon, Karang Pilang, Surabaya, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Transaksi Janda Muda di Gubuk Terbongkar, Nekat Jalani Bisnis Terlarang Usai Suaminya Meninggal

Kanit Reskrim Polsek Karang Pilang Polrestabes Surabaya Iptu Irwan Nugroho mengungkapkan, hasil visum terhadap jenazah, pihaknya tidak mendapati adanya tanda aneh pada tubuh korban, laiknya bekas penganiayaan.

"Tidak diketemukan tanda-tanda kekerasan," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (9/9/2021).

Irwan menduga, korban meninggal dunia karena sakit.

Namun ia tidak mengetahui penyakit yang diidap oleh korban. 

Hanya saja, pihaknya mendapati beberapa barang bukti obat-obat medis di dalam kamar kosan korban.

"Kamar terkunci dari dalam dengan anak kunci menempel di pintu. Dan jendela tertutup dari dalam," pungkasnya.

Sementara itu, tetangga korban Rikustini mengungkapkan, RAT tampak terakhir beraktivitas seperti biasa, berbelanja setiap pagi hari, pada empat hari lalu, tepatnya Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Bocoran Reshuffle Kabinet Jokowi, Simak Dulu Daftar Menteri di Kabinet Indonesia Maju yang Terbaru

Sosok RAT, kurun waktu dua tahun indekos di sana, cenderung tertutup dan jarang bersosialisasi dengan sesama penghuni kosan tiga lantai itu, atau para tetangga di permukiman sekitar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved