Breaking News:

Berita Surabaya

Nginap Semalam di Kosan Teman di Surabaya, Motor Scoopy Pemuda Blitar Ini Malah Raib Digondol Maling

Jauh-jauh berkunjung dari Blitar untuk menemui temannya yang sedang mengadu nasib di Surabaya, malah membuat dirinya menjadi korban pencurian motor

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian motor 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Nasib apes menimpa Rico Yulvani (22) saat menginap semalam di kosan temannya, berlokasi Jalan Kendung Gang 1, Sememi, Benowo, Surabaya, Kamis (9/9/2021).

Jauh-jauh berkunjung dari Blitar untuk menemui temannya yang sedang mengadu nasib di Surabaya, malah membuat dirinya menjadi korban pencurian motor.

Motor Honda Scoopy bernopol AG-2188-OAJ miliknya itu, raib digondol komplotan maling. Rico Yuliani, baru menyadari motornya tidak ada lagi di area parkir, pada pagi hari.

Teman korban Rioda Putra (22) mengungkapkan, motor korban sudah dalam keadaan terkunci pada leher kemudinya. 

Hanya saja, motor tidak dilengkapi mekanisme pengaman ganda berupa bunyi bel alarm. Parahnya lagi, korban lupa menutup katup lubang pengaman kunci.

"Tidak ada (pengerusakan kosan), tapi pagarnya terbuka dan lampu teras mati," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Marak Aksi Pencurian Ban Mobil di Malang, Pelaku Menyasar Mobil Diparkir di Jalan, Polisi Buka Suara

Korban, ungkap Rioda, merupakan temannya asal Blitar yang sedang berkunjung ke kosannya. Kosan tersebut, baru ditempatinya kurun waktu tiga hari.

Ia tak menyangka, kondisi keamanan kosannya itu begitu rawan akan tindak kejahatan pencurian motor.

Rioda menduga pelakunya lebih dari satu orang, atau dapat disebut berkomplot. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 24 Juta, dan telah melaporkan insiden tersebut ke markas kepolisian setempat, secara lisan. 

Dan kini, korban sedang mempersiapkan berkas surat kepemilikan motor di kediamannya Blitar, untuk membuat laporan secara resmi ke markas kepolisian setempat.

"Belum diketahui, diperkirakan lebih dari 1 orang. Sudah laporan tapi hanya lisan saya ini mau laporan secara tulis, dan korban mengambil BPKB di Blitar untuk buat laporan," pungkasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved