Breaking News:

Berita Sampang

Ramah Disabilitas, Kecamatan Torjun Sampang Berikan Wadah Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang memberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Agus (20), penyandang disabilitas, yang bekerja di Kantor Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, memberikan kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk bekerja.

Para disabilitas bisa bekerja di lingkungan Kantor Kecamatan Torjun sebagai tenaga kebersihan.

Agus (20) misalnya. Warga Dusun Torjun, Kecamatan Torjun, ini sudah bekerja di kantor Kecamatan Torjun sejak 2014 silam.

Pria tuna wicara ini memenuhi perekonomian keluarganya setelah ditinggal orangtuanya berpisah.

Selama ini, Agus menjadi tulang punggung keluarga dan hidup sederhana bersama neneknya.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Waspada Penipuan di Pamekasan hingga Status Level PPKM Bangkalan

Sekretaris Kecamatan Torjun, Hairil Anwar mengatakan, penyandang disabilitas merupakan bagian dari warga negara yang memiliki hak, kewajiban, harkat, dan martabat yang sama.

"Walaupun dengan keterbatasannya, kami mempersilakan Agus untuk bekerja meski sebagai tenaga kebersihan di lingkungan Kecamatan Torjun," ujarnya, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, selama ini kinerja Agus sangat luar biasa mulai loyalitasnya, disipling, hingga penuh tanggungjawab.

Sehingga, pihaknya mengaku terbantu dengan kinerja Agus selama ini, bahkan staf dan pegawai kecamatan merasa nyaman pada saat menjalankan tugas dalam melayani masyarakat.

"Pekerjaannya dimulai 07.00 WIB, tanpa ditegur langsung membersihkan tiap ruangan, menyapu dan mengepel ruangan," terang Hairil Anwar.

"Sehingga tiap ruangan tampak bersih sehingga mendukung suasana kerja," imbuhnya.

Terkait penghasilan atau gaji yang diterima Agus di setiap bulannya, kata Hairil Anwar masih berangkat dari sukarela dari rekan-rekan pegawai Kecamatan Torjun.

Sebab, statusnya masih belum diajukan ke pemerintah daerah.

"Masih belum diajukan dan kami memperjuangkannya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved