Breaking News:

Isu Jokowi Tiga Periode, Pengamat Politik Sebut Pernyataan Penolakan Jokowi Bersayap dan Tidak Tegas

Direktur Pusat Studi Komunikasi (PUSaKO) Universitas Andalas, Feri Amsari, mengatakan penyataan Jokowi soal wacana tiga periode sering bersayap

Editor: Aqwamit Torik
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Jokowi dan Prabowo - Wacana Jokowi Presiden 3 periode kembali mencuat, Jokpro ingin Jokowi disandingkan Prabowo 

TRIBUNMADURA.COM - Isu mengenai Jokowi tiga periode beberapa kali berembus.

Bahkan ada relawan yang ingin menyandingkan Jokowi dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang.

Menanggapi isu tersebut, Jokowi mengaku tak ada niat dan tak tertarik soal tiga periode.

Namun, menurut pengamat politik, pernyataan Presiden Jokowi sangat bersayap.

Diketahui sebelumnya Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menjelaskan, Jokowi tidak akan mencampuri Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) terkait isu amandemen UUD 1945.

Fadjroel lalu mengutip pernyataan Jokowi yang dengan tegas menolak wacana presiden tiga periode.

Baca juga: Reshuffle Kabinet: Prediksi Pengamat, Tokoh yang Berpeluang Dapat Kursi Menteri, Siapa yang Dicopot?

"Berdasarkan pernyataan Presiden Joko Widodo pada 15 Maret 2021, 'Saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode'," ujarnya dalam tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (12/9/2021).

"Konstitusi mengamanatkan dua periode, itu yang harus kita jaga bersama," lanjutnya sesuai pernyataan Jokowi.

Berdasarkan pernyataan tersebut, sikap politik Jokowi sudah jelas menolak masa jabatan presiden diperpanjang.

"Ini adalah sikap politik Presiden Joko Widodo untuk menolak wacana presiden tiga periode, maupun memperpanjang masa jabatan presiden," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved