Breaking News:

Berita Pamekasan

Kirim Bantuan Air Bersih, Bupati Pamekasan Titip Salam Hangat untuk Warga Penerima Bantuan

Pemkab Pamekasan menggelontorkan r bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat apel pelepasan pengiriman bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Pamekasan, Madura, Senin (13/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam meminta para petugas pengantar bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Pamekasan untuk bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan maksimal.

Baddrut Tamam mengatakan, kesabaran dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak kekeringan harus tertanam kuat dalam hati sebagai prinsip bekerja ikhlas serta profesional.

"Keikhlasan, kesabaran, serta komitmen memberikan yang terbaik menjadi bagian dari prinsip kita dalam pelayanan," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan dalam acara launching pendistribusian bantuan air bersih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (13/9/2021).

"Ikhlas, sabar, profesional sesuai dengan tugas dan fungsi, bagian dari pondasi kita," sambung dia.

Baca juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi pada Agustus-September: Waspada Kekeringan dan Kebakaran

Bupati mengungkapkan, kerja keras dan kerja ikhlas para pengantar air bersih bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang memiliki nilai saleh di sisi Allah SWT.

"Mudah-mudahan karena kita ikhlas, kita sabar, bekerja setulus hati memberikan yang terbaik, mudah-mudahan menjadi bagian catatan amal saleh kita, untuk rakyat, bangsa dan negara," doanya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu meminta para petugas pengantar air bersih untuk menyampaikan salamnya kepada masyarakat terdampak kekeringan guna mempererat tali persaudaraan dengan mereka.

"Saya nitip salam kepada seluruh masyarakat yang menerima air, salam hormat, salam ta'dzim, semoga air ini bisa bermanfaat, sanggup ya?," tanya bupati dan dijawab iya oleh para petugas.

Kata Mas Tamam, kesuksesan suatu program itu tidak lepas dari kerja sama semua elemen, dan tidak bisa hanya dilakukan satu orang saja.

Melainkan harus bersama-sama sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

"Kerja pemerintahan ini tidak bisa tunggal, dari satu elemen, fungsi dan tugas yang lain saling terikat," tutur dia.

"Sering saya sampaikan, seperti mobil, mesinnya bagus, bannya gembos tidak bisa jalan, mesin bagus, bannya bagus, tapi ada elemen lain yang fungsinya menggerakkan tidak berfungsi, juga tidak bisa jalan. Keseluruhannya itu tidak ada yang lebih mulai diantara satu dengan yang lainnya, sama," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved