Breaking News:

Berita Bangkalan

Viral di WhatsApp, Mobil Toyota Calya di Bangkalan Tertimpa Pohon Tumbang, ada yang Terluka

Awalnya, video insiden pohon tumbang menimpa mobil bernopol L 1968 TB beredar massif di grup-grup jejaringan media sosial WhatsApp.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Pohon tumbang menimpa sebuah mobil Toyota Calya saat melintas di Jalan Raya/Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan dengan tujuan Kabupaten Sampang, Senin (13/9/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Arus lalu lintas di Jalan Raya/Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan mendadak tersendat, Senin (13/9/2021).

Itu setelah sebuah pohon tumbang dan menimpa mobil Toyota Calya berwarna orange yang tengah melintas sekitar pukul 07.30 WIB.

Akibat insiden tersebut, salah seorang dari tiga penumpang, Saminah (53), warga Desa Sawah Pulo, Semampir, Kelurahan Ujung Surabaya terpaksa dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan karena menderita luka robek pada kepala dan mengalami retak pada rahang gigi.

“Korban dilarikan ke RSUD Syamrabu Bangkalan. Pohon tumbang karena akarnya sudah keropos,” ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino.

Awalnya, video insiden pohon tumbang menimpa mobil bernopol L 1968 TB beredar massif di grup-grup jejaringan media sosial WhatsApp.

Baca juga: Inisiatif Bupati Ra Latif Usai Jalan Penghubung Desa di Bangkalan Ambles, ini yang Dilakukan

Mobil melaju di sisi utara atau dari arah Surabaya dengan tujuan Kabupaten Sampang.

Kondisi tersebut membuat arus lalulintas dari dua arah tersendat, lantaran pohon yang tumbang dari arah kanan mobil atau dari sisi selatan jalan menutupi jalur nasional penghubung Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang itu.

Sejumlah warga tampak sibuk memotong dahan-dahan pohon yang menimpa sisi kanan mobil, sedangkan beberapa warga lainnya bersama anggota Polsek dan Koramil Tanah Merah menutup sementara akses jalan hingga proses evakuasi pohon dan mobil selesai.

Dalam seminggu terakhir, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Bangkalan di masa pancaroba atau peralihan musim. Bahkan bencana tanah longsor mengakibatkan akses jalan di Desa Tlagah, Kecamatan Galis ambles hingga kedalaman 20 meter, Sabtu (11/9/2021) malam.

Hasil assessment BPBD Kabupaten Bangkalan, hujan lebat pada Sabtu sore selama kurang lebih satu jam telah mengakibatkan tanah longsor pada tebing penahan jalan di dua lokasi; jalan penghubung antar Kecamatan Konang dan Galis dan jalan penghubung antar Desa Galis Dajah Dajah, Desa Tlagah, Desa Durin, Desa Tokaben, dan Desa Dabung.

“Longsornya penahan jalan penghubung antar Kecamatan Konang dan Galis mengakibatkan jalan ambles sepanjang 35 meter dengan ketinggian 4,9 meter. Sedangkan tanah longsor juga mengakibatkan amblesnya jalan penghubung antar Desa Galis Dajah, Desa Tlagah, Desa Durin, Desa Tokaban, dan Desa Dabung sepanjang 25 meter, lebar 2,2 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter,” kata Rizal. 

Kondisi itu memantik respon Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mendatangi beberapa lokasi, Minggu (12/9/2021) dan memerintahkan pihak Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan untuk segera membangun jalur alternatif.

Dengan harapan tidak aktivitas masyarakat terutama kegiatan ekonomi.

“Kami mengimbau masyarakat Bangkalan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi masa pancaroba atau peralihan musim yang berpotensi memicu terjadinya cuaca ekstrim,” pungkas Rizal. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved