CPNS di Madura

Ada Fasilitas Tes Swab Antigen Gratis, Peserta Tes SKD CPNS 2021 Merasa Terbantu: Hemat Rp100 Ribu

Peserta CPNS 2021 dan PPPK di Kota Madiun bisa mendapat fasilitas tes swab antigen gratis.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Peserta tes CPNS 2021 di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Peserta CPNS 2021 merasa terbantu dengan program tes swab antigen gratis yang digagas Wali Kota Madiun.

Yessinta Amanda, misalnya. Seorang peserta tes CPNS 2021 di Kota Madiun yang merasa terbantu karena adanya fasilitas tes swb antigen gratis.

"Iya kemarian pakek (fasilitas) antigen gratis, lumayan," kata Yessinta ditemui seusai menjalani tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/9/2021).

Warga Kecamatan Manguharjo tersebut juga menilai, untuk memperoleh vaksin di Kota Madiun tidak sulit.

Untuk itu, ia merasa tidak keberatan dalam memenuhi persyaratan protokol kesehatan sebagai syarat mengikuti tes CPNS.

Baca juga: Kepala BKD Jatim Imbau Peserta Datang 1,5 Jam Sebelum Tes SKD CPNS 2021 Berlangsung, Ini Sebabnya

"Tidak keberatan sih, kan untuk keamanan peserta (tes CPNS) juga," ucap wanita yang mendaftar sebagai penyuluh kesehatan ini.

Senada, peserta CPNS lain, Imelda Ratna mengaku terbantu dengan adanya tes antigen gratis dari Pemkot Madiun.

"Test antigennya juga tidak berkerumun. Sangat terbantu hemat Rp 100 ribu lumayan," kata Imelda.

Imelda juga mengapresiasi terjaganya Protokol Kesehatan selama tes SKD.

"Tidak ada kerumunan, satu meja satu komputer untuk satu orang. Terus ada skrining cek suhu badan," lanjutnya

Maidi sendiri memang sudah mengontrak 14 laboratorium dengan target bisa melakukan tes antigen kepada 60 ribu orang dalam waktu dua bulan.

Per harinya, Maidi menargetkan 1.400 orang bisa dites antigen.

Maidi mengaku tidak khawatir jika memang dalam serbuan tes antigen tersebut banyak warga yang terdeteksi Covid-19 sehingga Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit menjadi meningkat.

"Saya tidak apa-apa kalau dikatakan BOR tinggi, tapi kalau sudah ketahuan semua (yang positif Covid-19) lalu kita isolasi bisa sembuh, kita bisa zona hijau atau level 1," terang Maidi.

Setelah turun ke level 1, maka kegiatan masyarakat akan semakin dilonggarkan sehingga ekonomi bisa jalan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved