Breaking News:

Berita Nganjuk

Transaksi Sabu di Sebuah Rumah Digerebek, Karyawan Swasta Tak Bisa Mengelak ada Barang Bukti

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu tersebut berawal dari informasi masyarkat.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Aqwamit Torik
Freepik
Ilustrasi borgol 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Kedapatan membawa narkotika jenis sabu, STK (42) seorang karyawan perusahaan swasta warga Desa Plosoharjo Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk diamankan Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti satu klip plastik berisi sabu seberat 0,94 gram, sejumlah pembungkus, sebuah handphone, tas slempang, satu sepeda motor.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu tersebut berawal dari informasi masyarkat.

Dimana disebutkan di wilayah Kecamatan Sukomoro diduga ada aktifitas transaksi sabu.

"Informasi tersebut langsung dilakukan tindaklanjut Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk dengan penyelidikan," kata Supriyanto, Selasa (14/9/2021).

Dalam penyelidikan yang dilakukan, dikatakan Supriyanto, tim Resmob mencurigai kegiatan salah seorang warga di rumahnya.

Tim Resmob Satresnarkoba mendtangi rumah diduga tempat transaksi narkotika dan menjumpai tersangka STK di teras rumah.

Saat diperiksa tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar setelah dalam penggeledahan pada sebuah tas slempang warna hitam ditemukan satu klip plastik berisi sabu-sabu.

Selain itu, juga ditemukan barang bukti sebagai sarana transaksi sabu dari rumah tersangka.

"Tersangkapun tidak dapat mengelak dari tuduhan dan langsung diamankan bersama barang bukti yang ditemukan," ujar Supriyanto.

Atas perbuatan menjadi pengedar narkotika jenis sabu terebut, menurut Supriyanto, tersangka STK terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana tersangka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

"Kami mengapresiasi warga yang memberikan informasi terkait adanya transaksi narkotika tersebut. Dan kami juga mengingatkan pada siapa saja untuk tidak mencoba bermain dengan narkotika karena akan berurusan dengan jajaran Resmob Satresnarkoba Polres Nganjuk," tutur Supriyanto. (aru/Achmad Amru Muiz)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved