Breaking News:

Berita Malang

Bangunan Toko Handphone ini Disegel Satpol PP, Pemiliknya Tak Bisa Tunjukan Surat Izin Bangunan

Bangunan yang sedianya akan dijadikan tempat penjualan handphone di Jalan Simpang Borobudur, Kota Malang, disegel Satpol PP, Rabu (15/9/2021) siang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Satpol PP Kota Malang saat memasang banner penyegelan bangunan yang tidak memiliki IMB di Jalan Simpang Borobudur, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Satpol PP Kota Malang menyegel bangunan di Jalan Simpang Borobudur, Kota Malang, Rabu (15/9/2021) siang.

Bangunan yang sedianya akan dijadikan tempat penjualan handphone tersebut disegel lantaran tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB),

Penyidik Satpol PP Kota Malang, Murni Setyowati mengatakan, penindakan tersebut dilakukan karena melanggar perizinan IMB.

"Iya memang benar, tadi kami segel tempat itu sebagai upaya tindakan tegas agar pemiliknya segera menunjukkan surat izin IMB," ujarnya kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com )

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengungkapkan, penindakan itu berkat dari aduan masyarakat serta pantauan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.

Baca juga: Bea Cukai Malang Gelar Operasi Gabungan Pemberantasan Peredaran Rokok Ilegal, Begini Hasilnya

"Tim kami telah mendatangi ke lokasi. Selain itu (pelanggar) tidak bisa menunjukkan surat izin IMB, sebagai bukti bahwa sudah diizinkan untuk membangun," kata dia.

"Sesuai Pasal 19 ayat 1 dan 2 Perda Nomor 1 Tahun 2012, kami jalankan penyegelan itu sampai pemilik bangunan bisa memproses surat IMB," bebernya.

Dirinya menerangkan, bila dalam waktu dekat pemilik bangunan itu tidak memproses surat IMB, maka jalan terakhir yaitu dilakukan pembongkaran bangunan.

"Nanti kami surati, jika sampai kami kirimkan surat peringatan ketiga dan merek tidak mengurus IMB nya, maka kami lakukan eksekusi pembongkaran," tegasnya.

Dirinya berharap, para pemilik usaha yang ingin mendirikan bangunan. Terlebih dahulu harus mengurusi IMB sebagai syarat wajib pembangunan.

"Sekarang prosesnya tidak terlalu ribet, jadi masyarakat lebih mudah untuk mengurus IMB. Oleh karena itu kami imbau, untuk segera diurus izinnya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved