Breaking News:

Buntut Ledakan Bondet di Pasuruan, Peran 4 Tersangka Diungkap Polisi, Ternyata Masih Satu Keluarga

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengungkapkan, Ghofar dan Mat Sidiq sudah menjalankan praktik pembuatan bahan peledak itu kurun waktu setahun.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Aqwamit Torik
Polda Jatim
Kedua tersangka ledakan bom bondet; IF dan AR, saat digelandang di Joglo Satwika Mapolres Pasuruan Kota 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polisi mengungkap peran keempat tersangka atas insiden ledakan bom ikan (bondet) yang menewaskan dua orang warga Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Gondangwetan, Pasuruan, pada Sabtu (11/9/2021) kemarin.

Keempat orang tersangka itu terbilang masih satu keluarga, yakni Ghofar (40) dan ayahandanya, bernama Mat Sidiq (60).

Keduanya tewas seketika akibat ledakan tersebut.

Ghofar bertindak sebagai penyedia bahan, dan menjual bahan peledak yang telah siap.

Mulai dari membeli pasokan bahan baku, menjemur bahan baku, hingga memasarkannya pada calon pembeli.

Sedangkan untuk proses pengemasan ke dalam detonator, itu menjadi tugas Mat Sidiq, yang meracik campuran serbuk bahan peledak yang berwarna putih, kuning dan abu-abu tersebut.

Kemudian, dua orang pelaku lainnya adalah istri Ghofar, berinisial IF, dan teman Ghofar, berjenis kelamin laki-laki berinisial AR.

Keduanya bertindak sebagai pelaksana tahap akhir proses pengemasan.

Yakni bertugas memasukkan kapas dalam detonator yang berupa pipa alumunium yang telah berisi bahan peledak. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved