Breaking News:

Berita Pamekasan

Masyarakat Mengeluhkan Aliran Air PDAM Pamekasan Tak Stabil, Dirut PUDAMTJ Beri Respons Begini

Masyarakat Kabupaten Pamekasan mengeluhkan air PDAM yang mengalir kecil dan mampet selama beberapa pekan terakhir.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Direktur PUDAMTJ Pamekasan, Agoes Bachtiar 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Masyarakat Kabupaten Pamekasan mengeluhkan air PDAM yang mengalir kecil dan mampet selama beberapa pekan terakhir.

Bahkan, sebagian masyarakat mengeluhkan mahalnya pembayaran air yang tidak sesuai dengan singkatnya aliran air PDAM.

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Aini, warga Kelurahan Kolpajung.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa pekan ini, aliran air di rumahnya sering kecil dan cepat mati.

Beberapa pekerjaan rumah yang membutuhkan air, kata dia, menjadi terbengkalai. Seperti cucian jadi menumpuk dan peralatan dapur yang kotor juga menumpuk akibat kecilnya aliran air PDAM.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Daftar Level PPKM di Madura hingga Teknisi Tersengat Listrik

"Kami sudah melapor, katanya masih ada perbaikan," kata Aini kepada TribunMadura.com, Rabu (15/9/2021).

Aini juga mengeluhkan perihal tidak sinkronnya antara tagihan air dan air yang mengalir dalam setiap harinya.

Terkadang, dalam setiap bulannya tagihan airnya mencapai sekitar Rp 200 - Rp 300 ribu.

Namun, air yang mengalir dalam setiap harinya sebelum adzan duhur sudah mati.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved