Breaking News:

Berita Jawa Timur

VIRAL Sopir Truk Ngaku Jadi Sasaran Pungli Oknum Polisi di Jalan Tol, Begini Respons Polda Jatim

Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman merespons keluhan sopir truk yang mengaku sering menjadi sasaran pungli oknum polisi.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol M Latif Usman saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polda Jatim merespons keluhan sopir truk yang mengaku sering menjadi sasaran pungutan liar (pungli) oknum polisi saat melintas di jalan tol wilayah Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Latif Usman mengungkapkan, rasa terima kasih kepada masyarakat yang secara terbuka melaporkan temuan penyalahgunaan wewenang dari anggota kepolisian yang bertugas.

Kombes Pol Latif Usman menegaskan, pihaknya tetap terbuka menerima informasi keluhan atau kritik tersebut sebagai bahan evaluasi perbaikan kinerja anggota yang bertugas dalam direktoratnya.

"Ini tetap menjadi bahan masukan ke kami untuk perbaikan kami," kata dia saat dihubungi TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Rabu (15/9/2021).

"Tetapi saya ini tentunya positif thinking terhadap orang itu. Ada untuk perbaikan kepada kami. Saya sangat berterima kasih," ujarnya.

Hanya saja, Latif menyayangkan, masyarakat yang melaporkan keluhan tersebut kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pada sesi obrolan itu.

Ia menilai jika laporan tidak secara spesifik memaparkan bukti-bukti pendukung untuk memudahkan penindakan tegas oknum aparat yang terbukti menyalahgunakan wewenang.

Bukti yang dimaksud berisikan data mengenai kapan kejadian pungli itu terjadi. Kemudian, dimana ruas Tol Jatim yang menjadi lokasi praktik pungli, siapa nama oknum petugas yang melakukan praktik pungli, dan bila perlu disertai bukti otentik foto atau video.

Kata Latif, dengan hal tersebut dapat memudahkannya dalam melakukan penindakan kepada si oknum petugas yang menyalahgunakan wewenang selama bertugas.

"Bukannya kami alergi kritik, justru kami berterima kasih, tetapi mungkin saya meminta masyarakat yang merasa dirugikan, betul-betul nyata. Catat orangnya, catat (nama) petugas," tutur dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved