Breaking News:

Berita Pamekasan

Kerjasama dengan Pemkab Pamekasan, Bea Cukai Madura Minta Masyarakat Tak Konsumsi Rokok Bodong

Bea Cukai Madura bersama Pemkab Pamekasan mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam menekan angka peredaran rokok ilegal

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Suasana saat sosialisasi peraturan ketentuan perundang-undangan di bidang Cukai, di Balai Desa Klompang Barat, Pakong, Pamekasan, Madura, Kamis (16/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bea Cukai Madura bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam menekan angka peredaran rokok ilegal (bodong).

Ajakan itu disampaikan oleh Bea Cukai Madura pada saat sosialisasi peraturan ketentuan perundang-undangan di bidang cukai, di Balai Desa Klompang Barat, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Pantauan di lapangan, acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Disperindag Pamekasan dan Bea Cukai Madura beserta Jajaran Forkopimka Kecamatan Batumarmar.

Selain itu, tampak hadir sejumlah masyarakat dan tokoh masyarakat dari tujuh desa yang ditunjuk menjadi peserta sosialisasi tersebut.

Baca juga: Pemkab Pamekasan Gandeng Bea Cukai Madura Sosialisasikan Bahaya Rokok Ilegal dan Kegunaan Pita Cukai

Humas Bea Cukai Madura, Tesar Pratama menjelaskan, peredaran rokok ilegal sangat berbahaya bagi masyarakat.

Selain itu, peredaran rokok bodong tersebut sangat merugikan terhadap negara. 

Sebab, pendapatan yang seharusnya diterima oleh negara bisa berkurang.

"Peserta yang ikut sosialisasi sangat aktif dan saling memberikan feedback. Harapannya, rekan-rekan yang hadir bisa menularkan ilmu yang didapat kepada masyarakat Pakong," kata Tesar kepada TribunMadura.com, Kamis (16/9/2021).

Menurutnya, salah satu cara untuk menekan angka peredaran rokok bodong ini yaitu dengan cara tidak mengkonsumsi ataupun tidak menjual rokok bodong tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved