Berita Malang
Lindungi Rumput Savana Bromo, Jalur Wisatawan Akan Dialihkan
Basarah mengusulkan adanya pembangunan jalan alternatif menuju pasir berbisik tanpa marusak kelestarian rumput padang savana
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Ketua MPR RI Ahmad Basarah khawatir dengan kelestarian rumput dan tanaman di padang savana Gunung Bromo akibat aktivitas pariwisata.
Alhasil, Basarah mengusulkan adanya pembangunan jalan alternatif menuju pasir berbisik tanpa marusak kelestarian rumput padang savana. Usulan tersebut telah disampaikan ke Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Malang.
"Sebagian savana Bromo mengalami kerusakan, kami ingin cegah itu. Skema jalurnya nanti wisatawan tidak lewat pasir berbisik namun dipindahkan jalunya ke wilayah kaldera di pinggir-pinggir itu," ujar Basarah ketika dikonfirmasi.
Basarah berkomitmen jika rencana tersebut akan terwujud.
Baca juga: Modus Tanya Wisata Alam Bromo, Pelaku Begal Beraksi Rampas Motor Yamaha NMax, Sempat Ayunkan Celurit
Guna mewujudkannya, politisi PDIP dari dapil Malang Raya ini mengaku telah berkomunikasi dengan Menparekraf Sandiaga Uno. Basarah tak ingin Bromo yang jadi andalan wisata Jawa Timur dan Malang Raya rusak akibat aktivitas wisata yang ceroboh.
"Kami berkomitmen semoga bisa tembus rencana ini, dan Bromo masih akan tetap menjadi wisata kebanggaan Malang Raya,” jelas pria yang juga membidangi pariwisata di tataran parlemen itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/savana-gunung-bromo.jpg)