Breaking News:

Berita Surabaya

Jokowi Tolak Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden jadi 3 Periode, Begini Kata Relawan Jokowi Mania

Sikap Presiden Jokowi menolak wacana perubahan masa jabatan Presiden RI mendapat dukungan sejumlah pihak.

TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Ketua Joman Immanuel Ebenezer saat ditemui di Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sikap Presiden Jokowi menolak wacana perubahan masa jabatan Presiden RI mendapat dukungan sejumlah pihak.

Satu di antaranya kelompok relawan Jokowi Mania (JoMan), yang mendukung sikap Presiden Jokowi tersebut.

Sama seperti Presiden Jokowi, Relawan JoMan juga menentang wacana perubahan masa jabatan Presiden RI.

"Kita ikut sikap Presiden yang telah menolak, pertama gagasan tiga periode, kedua wacana perpanjangan pemerintahan Jokowi untuk tiga tahun," kata Ketua Joman, Immanuel Ebenezer, Minggu (19/9/2021).

Seperti diketahui, dalam catatan, beberapa kali Presiden Jokowi memang disebut telah menolak wacana tersebut.

Baca juga: Jika Prabowo Subianto Maju Pilpres 2024, Pendampingnya Diharap dari Kalangan dengan Kriteria Berikut

Tidak hanya sekali, presiden dua periode itu beberapa kali telah menyatakan menolak hal tersebut.

Dikatakan Immanuel, dengan sikap Presiden Jokowi itu, hal tersebut sudah menunjukkan jika pembahasan ini sebenarnya sudah tidak relevan lagi untuk dimunculkan.

"Dengan sikap dan pandangan Presiden seperti itu maka, menurut kami sudah tidak relevan lagi untuk membicarakan persoalan tiga periode dan wacana perpanjangan," ungkapnya.

Apalagi, menurutnya, pendukung Presiden Jokowi mayoritas merupakan aktivis 98 maupun kelompok civil society lainnya.

Seandainya wacana tersebut diamini, lanjutnya, tentu dia yakin akan banyak yang menolak.

Dia menyebut, Presiden Jokowi sudah jelas menolak wacana tersebut.

"Presiden sadar itu, dia sosok yang sangat paham hal itu, dia tidak mau mengecewakan para pendukungnya karena soal kekuasaan. Beliau sudah teruji, tidak haus kekuasaan," pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Relawan dari Malang Jawa Timur, Warto Adi juga menyatakan hal serupa.

"Amandemen insyaallah tidak ada. Kami tidak mendukung (wacana) tiga periode dan tidak mendukung perpanjangan," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved