Breaking News:

Berita Tuban

Kecelakaan Lalu Lintas di Tuban Makin Menurun, Tapi Angka Kematian Meningkat? Simak Sebabnya

Menurutnya, angka kecelakaan di wilayah yang dipimpin terjadi penurunan sekitar 8 persen. Untuk pemicu dikarenakan kondisi fisik jalan

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Mohammad Sudarsono
Kejadian kecelakaan di wilayah hukum Polres Tuban. Angka kecelakaan meningkat tapi angka kematian meningkat 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Kecelakaan kerap kali terjadi di wilayah Kabupaten Tuban.

Korbannya ada yang menderita luka hingga meninggal dunia.

Kapolres Tuban, AKBP Darman turut menanggapi peristiwa kecelakaan tersebut.

Menurutnya, angka kecelakaan di wilayah yang dipimpin terjadi penurunan sekitar 8 persen.

Untuk pemicu dikarenakan kondisi fisik jalan, banyak yang bergelombang.

"Menurun untuk kejadian kecelakaan, pemicunya jalan bergelombang," ujar Darman kepada wartawan di Mapolres, Senin (20/9/2021). 

Baca juga: Daftar Nama Korban Kecelakaan Bus di Jalan Tol Waru-Sidoarjo, Para Korban Dilarikan ke RSUD Sidoarjo

Perwira menengah itu menjelaskan, dari kejadian kecelakaan angka kematian terjadi peningkatan 2,8 persen.

Hal ini disebabkan karena pengendara masih ada yang tidak menggunakan helm saat berkendara. 

Ke depan, pihaknya akan melakukan sosialisasi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Untuk angka kematian meningkat, masih ada yang tidak pakai helm saat berkendara," pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari unit laka satlantas polres Tuban, pada 1 Januari-19 September 2021 terjadi 541 kasus kecelakaan, dengan jumlah meninggal 119 orang.

Sedangkan untuk 1 Januari-19 September 2020, angka kecelakaan 589 kasus, dengan jumlah meninggal 109 orang.(nok)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved