Breaking News:

Berita Bangkalan

Pembangunan Ekonomi Madura Tersendat, Terjadi Tarik Ulur Pembangunan Jalan Selatan Bangkalan-Sampang

Bappeda Kabupaten Bangkalan juga mengingatkan kembali bahwa Perpres 80 bukan hanya menjadi domain Kabupaten Bangkalan namun juga menjadi ranah PUPR

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangkalan, Felgi Surya Prana menunjukkan titik-titik yang dilewati rencana pembangunan jalan nasional lintas selatan Bangkalan-Sampang yang diamanahkan Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Pulau Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Di tengah hantaman pandemi Covid-19, semangat implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 hingga saat ini masih menyala. Bahkan, proyeksi pagu anggaran untuk pembangunan jalan lintas selatan Kabupaten Bangkalan-Sampang telah ditentukan senilai Rp 300 miliar dalam APBN 2021.

Ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 20 November 2019, Perpres 80 seolah menelma sebagai oase sekaligus menjadi asa untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi di Pulau Madura. Kabupaten Bangkalan diplot sebagai bagian dari Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13 dalam konsep Gerbang Kertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan).

Selain Gerbang Kertasusilo, Badan Pengembangan Infrastrukur Wilayah (BPIW) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Perpres 80 juga mengamanahkan Percepatan Pembangunan Ekonomi di kawasan Bromo, Tengger, Semeru, serta kawasan Selingkar Wilis, dan Lintas Selatan.

Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bangkalan, Felgi Surya Prana mengungkapkan, pihaknya baru saja mengikuti gelaran zoom meeting (rapat secara virtual) dengan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Bangkalan Nol Kematian Kasus Covid-19 selama Sepekan Terakhir, Bupati Genjot Pemulihan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut, Bappeda Kabupaten Bangkalan juga mengingatkan kembali bahwa Perpres 80 bukan hanya menjadi domain Kabupaten Bangkalan namun juga menjadi ranah Kementerian PUPR.

“Semangat (Perpres 80) masih ada. Sebelum pandemi Covid-19, empat kabupaten di Madura bersepakat jalan lintas selatan Bangkalan-Sampang menjadi prioritas, digarap duluan,” ungkap Felgi kepada Surya, Selasa (21/0/2021).

Namun, lanjut Felgi, pembangunan jalan nasional lintas selatan itu hingga saat ini masih pada tahapan perencanaan yang telah melalui tahapan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan. Ia pun belum mengetahui secara pasti kapan pelaksanaan proyek tersebut mulai dikerjakan.

“Kami sifatnya wait and see, masih menunggu DED (Detailed Engineering Design) dari provinsi (Jatim) atau PUPR. Awalnya (DED) mau dibuat provinsi namun masih tarik ulur dengan Balai Besar karena jalan lintas selatan itu akan jadi jalan nasional,” jelas Felgi.

Selain pembangunan jalan lintas selatan Modung (Bangkalan)-Sreseh (Sampang), Perpres 80 juga mengamanhkan pembangunan Autonomous Railrapid Transit (ART) rute Pelabuhan Kamal-Kota Bangkalan-Pasar Turi Surabaya dengan proyeksi anggaran senilai Rp 3,5 triliun yang bersumber dari BUMN.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved