Berita Jember

Ratusan Peserta Tes SKD CPNS 2021 di Jember Didiskualifikasi, Simak Penjelasan BKPSDM

Mereka yang tidak hadir dalam ujian SKD dan tanpa disertai keterangan, sama dengan gugur alias tidak lolos ke tahap selanjutnya.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM
Info CPNS dan PPPK 2021 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - 173 orang tidak menghadiri Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Jember tahun 2021.

Selain itu, ada tiga orang yang tidak bisa mengikuti tes SKD karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember Sukowinarno mengatakan, mereka yang tidak hadir dalam ujian SKD dan tanpa disertai keterangan, sama dengan gugur alias tidak lolos ke tahap selanjutnya.

"Sedangkan untuk yang tidak bisa ujian karena terkonfirmasi positif Covid-19, maka bisa mengikuti ujian susulan," ujar Suko, Selasa (21/9/2021).

Waktu ujian susulan akan ditentukan lebih lanjut oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Peserta ujian susulan juga akan mendapatkan informasi lebih lanjut terkait waktu dan teknis ujian susulan tersebut.

Baca juga: Jika Suhu Tinggi, Peserta CPNS di Surabaya Ikuti Tes Secara Terpisah

Suko menambahkan, selama pelaksanaan ujian SKD selama enam hari yang berakhir 19 September, tidak ada kendala teknis, seperti gangguan kelistrikan maupun koneksi jaringan internet.

Selanjutnya, mereka yang lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan mengikuti ujian pada bulan November mendatang.

Ada sekitar 1.900 orang yang bakal mengikuti tes SKB.

Mereka lolos dari peserta SKD CPNS Jember yang mencapai 3.342 orang.

Formasi CPNS Kabupaten Jember di tahun 2021 ini semuanya untuk tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan itu antara lain dokter, bidan, perawat, ahli gizi, analis kesehatan, juga petugas laboratorium.

Mereka ditempatkan di rumah sakit milik Pemkab Jember, dan Puskesmas se-Kabupaten Jember.

"Formasi yang kami dapatkan 634 di tahun ini. Meskipun jumlah ini sebenarnya masih kurang dari kebutuhan. Untuk kekurangannya, nanti akan memakai mekanisme dari pemerintah pusat di tahun berikutnya," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved