Breaking News:

Berita Surabaya

Kronologi Modus Pinjaman Bunga Rendah, Sejumlah Ibu-Ibu di Surabaya Kena Tipu Koperasi Abal-Abal

Bermodal iming-iming pinjaman besar bunga rendah, pelaku dengan mudah membujuk para ibu rumah tangga menyerahkan uangnya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Aqwamit Torik
istimewa
Formulir pendaftaran koperasi yang digunakan pelaku untuk menipu korbannya, modus pinjaman besar bunga rendah 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejumlah ibu rumah tangga menjadi korban penipuan koperasi abal-abal.

Bermodal iming-iming pinjaman besar bunga rendah, pelaku dengan mudah membujuk para ibu rumah tangga menyerahkan uangnya.

Pelaku saat itu beraksi di Kupang Krajan IV.

Saat itu pelaku bermodus memberikan pinjaman dana talangan dari koperasi.

Akibatnya, beberapa ibu rumah tangga yang sudah mengajukan pinjaman itu malah tidak kunjung mendapatkan uang yang dijanjikan, justeru rugi sebesar Rp 600 ribu karena uangnya dibawa kabur terduga pelaku. 

"Korban enam ibu-ibu, masing-masing Rp 100 ribu. Jadi total kerugian sebesar Rp 600 ribu. Kata pelaku sebagai uang muka, sebelum uang pinjaman cair," kata Hendra (29), suami Putri, salah satu emak-emak yang menjadi korban penipuan, Selasa (21/9/2021) malam.

Baca juga: Waspadai Penipuan Seleksi CPNS-PPPK Mengatasnamakan Bupati

Hendra mengungkapkan, kejadian bermula saat terduga pelaku yang mengaku bernama Jhosua, warga Jalan Wonokusumo datang memperkenalkan diri dari karyawan koperasi di daerah Tanjungsari. 

Dia awalnya datang ke kampung mencari nasabah bernama Bu Jumiadi, warga Kupang Krajan.

"Tapi setelah dicari tidak ketemu dengan Bu Jumiadi. Kemudian malah ketemu dengan ibu-ibu yang kebetulan sedang berkumpul, termasuk istri saya (Putri)," ungkap Hendra. 

Pelaku lalu menawarkan pinjaman 1 juta rupiah dengan bunga 50 ribu rupiah berikut jaminan akta kelahiran asli. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved