Breaking News:

Berita Surabaya

Enam Kapal Nelayan Diamankan Ditpolairud Polda Jatim, Usai Jaring Ikan Pakai Alat yang Dilarang

pengamanan nelayan yang diduga menangkap ikan menggunakan jaring trol terpaksa dilakukan lantaran selama dua tahun terakhir

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Jaring Trol yang diamankan dari enam kapal nelayan di perairan Jawa Timur oleh Ditpolairud Polda Jawa Timur 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Ditpolairud Polda Jatim mengamankan enam kapal milik nelayan usai menangkap ikan dengan mengunakan peralatan jaring tidak sesuai aturan. 

Enam kapal tersebut teridentifikasi dari Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Gresik. 

Setelah diamankan, enam kapal tersebut kemudian di bawa ke Ditpolairut Polda Jatim. 

Mereka kemudian dilakukan pembinaan dan diserahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik dan Kabupaten Pasuruan. 

Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi mengatakan pengamanan nelayan yang diduga menangkap ikan menggunakan jaring trol terpaksa dilakukan lantaran selama dua tahun terakhir Ditpolairud Polda Jatim sudah memberikan imbauan dan sosialisasi kepada para nelayan untuk tidak menggunakan jaring trol ataupun peralatan lain yang dilarang.

"Kalau titiknya itu merata. Dari alur barat Surabaya maupun timur Surabaya. Itu banyak laporan kepada kami itu sering kali. Makanya kita melakukan patroli di daerah itu," kata Arnapi kepada wartawan di Ditpolairud Polda Jatim, Kamis (23/9/2021). 

Baca juga: Madura Lokasi Tujuan Praktik Sewa Kapal Nelayan saat Mudik Lebaran, Ditpolairud Lakukan Pengetatan

Dari hasil patroli air yang dilakukan oleh Ditpolairud Polda Jatim, selama bulan Januari hingga September tercatat 51 kapal yang diamankan menggunakan jaring trol

"Dari januari hingga september ini, kita sudah melakukan penangkapan sekitar 51 kapal yang sudah kita amankan. Dan ini kami memberikan kesempatan ke DKP untuk memberikan pembinaan terhadap mereka," ungkap Arnapi. 

Meski sosialisasi dan imbauan gencar dilakukan baik dari Polri maupun Dinas terkait di Kabupaten dan Provinsi, Arnapi menyampaikan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. 

Arnapi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mengawasi kapal-kapal yang menangkap ikan menggunakan jaring trol

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved