Breaking News:

Berita Sumenep

Percepat Capaian Vaksinasi, Polres Sumenep Targetkan 5200 Orang Tervaksin Covid-19 Setiap Hari

Polres Sumenep menargetkan 5.200 warga Kabupaten Sumenep mengikuti vaksinasi Covid-19 perhari.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Warga mengikuti vaksinasi Covid-19 di Mapolres Sumenep, Kamis (23/9/021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sumenep masih terendah di Jawa Timur.

Hingga kini, capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sumenep baru 12 persen lebih.

Untuk meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sumenep, Polres Sumenep menargetkan 5.200 warga tervaksin per hari dan bahkan setiap kecamatan sebanyak 600 warga.

"Kita targetkan setiap hari sebanyak 5200 warga divaksin, kemarin kita mencapai 6000 warga se kabupaten," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas pada TribunMadura.com, Kamis (23/9/2021).

Menurut mantan Kapolsek Kota Sumenep ini, pihknya terus menggalakkan vaksinasi yang dipusatkan di halaman belakang Polres setempat,

Baca juga: BREAKING NEWS - Penyidik KPK Lakukan Penggeledahan di Kantor Dinas PUPR Probolinggo

Ia menyebut, ratusan warga dari berbagai latar belakang datang untuk mengikuti vaksinasi mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pemulung.

Darsia, salah satu pemulung yang mendatangi tempat vaksinasi di Polres Sumenep mengaku sudah dua kali melakukan vaksinasi agar dirinya tidak tertular virus covid-19.

"Saya sudah dua kali vaksin karena saya ingin sehat, biar enggak tertular penyakit yang sekarang yang menular itu," kata Darsia, peserta vaksinasi pemulung.

Untuk diketahui, Kabupaten Sumenep menempati urutan terendah capaian vaksinasi se jawa timur yaitu dosis 1 sebanyak 12,83 persen, dosis 2 sebanyak 5,64 persen dan dosis 3 sebanyak 53, 91 persen.

Sehingga untuk menaikkan capaian vaksinasi tersebut Polres Sumenep melakukan penyekatan di setiap perbatasan Kabupaten Sumenep dan setiap hari ditargetkan 600 warga ter vaksin per hari di setiap kecamatan.

Sementara Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep mengaku rendahnya data capaian vaksinasi karena banyak data vaksinasi yang belum terinput ke dalam data kementerian kesehatan karena terkendala jaringan internet terutama data dari wilayah kepulauan.

Baca juga: Kasus NIK Warga Kota Malang Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Dinkes Sarankan Pencatatan Manual

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved