Breaking News:

Berita Trenggalek

Dinsos Trenggalek Terjunkan Tim Konselor dan Psikolog untuk Pemulihan Trauma Para Korban Pencabulan

Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek menurunkan tim khusus untuk mendampingi dan memulihkan rasa trauma para korban pencabulan seorang guru di Trenggalek

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Kepala Bidang PPA Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek Christina Ambarwati. 

Diberitakan sebelumnya, aksi bejat dilakukan oleh seorang pengajar di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Trenggalek.

Pria berinsial SMT (34), warga Desa/Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek itu mencabuli puluhan santri di ponpes tempat ia mengajar.

Pria beristri itu mengakui telah mencabuli sebanyak 34 santri yang belajar di sekolahan jenjang setingkat SMA di yayasan ponpes itu.

Ironisnya, pencabulan itu sudah berlangsung selama 3 tahun terakhir atau mulai 2019. Kini, SMT sudah ditangkap dan ditahan di Mapolres Trenggalek.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek menjelaskan, tersangka mengajar di ponpes itu mulai tahun 2017.

Kasus ini terungkap setelah salah seorang korban bercerita kepada orang tuanya tentang pencabulan yang dilakukan oleh sang guru ke kepadanya.

“Jadi cerita awalnya, tersangka ini diberhentikan [sebagai pengajar] dari pondok. Kemudian orang tua salah satu korban menanyakan kepada anaknya soal sang pengajar. Kemudian korban ini bercerita. Dari sini awal mula kasus terungkap,” kata Arief.

SMT mengaku, motif pencabulan itu berlatarbelakang hubungan yang tidak harmonis antara ia dan istrinya.

Tersangka dijerat dengan pasal 76e jo pasal 82 ayat (1), ayat (2), ayat (4) UU RI 17/2016 tentang penetapan Perppu 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI 23/2002 tentang perlindungan anak.

SMT diancam dengan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 taun, serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

Karena tersangka adalah guru dan korbannya lebih dari satu orang, hukuman pidana ditambah 1/3 dari ancaman. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved