Breaking News:

Berita Surabaya

4 Elpiji Hilang Usai Ditinggal Mandi, Cek CCTV Ternyata Digondol Maling Pakai Ronjot

Empat tabung elpiji berukuran 3 kg di sebuah toko milik warga di Perak digondol maling

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Tangkapan layar si pelaku saat ambil elpiji di sebuah toko milik warga di Jalan Ikan Gurami Lebar No 29, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, digondol maling, Minggu (26/9/2021) sore. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Empat tabung elpiji berukuran 3 kg di sebuah toko milik warga di Jalan Ikan Gurami Lebar No 29, Perak Barat, Krembangan, Surabaya, digondol maling, Minggu (26/9/2021) sore.

Berdasarkan video rekaman CCTV berdurasi 38 detik yang diterima TribunJatim.com, pelakunya satu orang yang diduga kuat berjenis kelamin laki-laki.

Penampilannya kasual, ia mengenakan kaus jenis raglan, dan bercelana panjang, dengan masker penutup hidung dan mulut, yang diturunkan pada dagu.

Pada detik-detik awal, pelaku yang tampak celingukan seraya melongok ke balik etalase penjualan toko. 

Saat dipastikan, toko terpantau sepi tanpa penjagaan, pelaku kemudian mengambil empat elpiji yang terdapat teras depan etalase toko.

Pemilik toko atau korban, Endrianto mengungkapkan, insiden pencurian di tokonya itu, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca juga: Dua Bandit Terekam CCTV Gondol Motor Karyawati Pabrik Konveksi di Krembangan Surabaya

Pelaku mampu membawa keempat tabung elpiji itu, menggunakan motor yang dilengkapi keranjang barang (Ronjot) di bagian boncengannya.

Rekaman CCTV yang diperolehnya itu, sudah Endrianto sebarkan ke media sosial (Medsos). Hal itu sengaja dilakukannya, agar pelaku lekas ditangkap, dan insiden serupa tidak lagi terjadi.

"Toko dalam keadaan sepi, pas saya mandi," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Minggu (26/9/2021).

Akibat hilangnya empat tabung elpiji berukuran 3 Kg warna hijau 'Melon' itu, Endrianto mengaku pihaknya mengalami kerugian hingga Rp450 Ribu.

Insiden yang baru pertama kali terjadi di tokonya itu, sudah ia laporkan kepada pihak pengurus RT dan RW di permukimannya.

Selain itu, Endrianto mengaku sudah melaporkan pula tindakan kriminalitas yang menimpanya itu, ke markas kepolisian setempat.

"(Bisnis toko) 1 tahun. Polsek Perak (lapor Polres Pelabuhan Tanjung Perak). Sudah koordinasi keamanan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved