Breaking News:

Berita Surabaya

Diduga Korsleting Saat Menyalakan Mesin, Mobil APV Terbakar di Wonocolo Surabaya

Mobil Suzuki APV L-1145 BM terbakar di tengah kawasan permukiman Jalan Bendul Merisi Utara

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Saat petugas PMK Surabaya melakukan pemadaman mobil Suzuki APV L-1145 BM yang terbakar di tengah kawasan permukiman Jalan Bendul Merisi Utara No 24, Bendul Merisi, Wonocolo, Surabaya, Senin (27/9/2021) siang. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sebuah Mobil Suzuki APV L-1145 BM terbakar di tengah kawasan permukiman Jalan Bendul Merisi Utara No 24, Bendul Merisi, Wonocolo, Surabaya, Senin (27/9/2021) siang.

Kobaran yang mengamuk itu, lantas melumat keseluruhan bodi mobil, hingga membuat mobil tak lagi berbentuk.

Mobil tersebut, milik Imam Wahyudi warga Rejomulyo, Kediri.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya Dedik Irianto mengungkapkan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.10 WIB.

Kemudian, pihaknya berangkat menuju lokasi kebakaran sekitar pukul 14.11 WIB, dan tiba di lokasi pukul 14.16 WIB.

Setelah dilakukan penyemprotan, api pokok padam sekitar 14.23 WIB. Lalu mekanisme pembasahan selesai, dan dinyatakan kondusif 14.40 WIB.

Baca juga: Terkuak Penyebab Kebakaran Rumah Pecinta Reptil, Benda di Ruang Keluarga ini Disebut Jadi Sebabnya

"Unit yang diberangkatkan ada 2 unit. 1  unit Poskotis dari Joyoboyo, dan 1 unit dari Pos Menur," kata Dedik dalam keterangan resminya, Senin (27/9/2021).

Namun, Dedik memastikan tidak ada korban jiwa ataupun luka dari pihak warga dan petugas, dalam insiden kebakaran sebuah mobil di kawasan permukiman tersebut.

Berdasarkan analisisnya, ungkap Dedik, insiden kebakaran mobil itu, diduga karena korsleting pada komponen instalasi kelistrikan start engine yang mengaktivasi mesin mobil.

"Nihil korban. Pengemudi sedang menstater mesin tidak bisa kemudian mengeluarkan percikan api," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved