Breaking News:

Berita Magetan

Lokasi Wisata Sarangan Tak Luput dari Operasi Yustisi yang Digelar Petugas Gabungan di Tengah PPKM

Tujuan Tim Operasi Yustisi Gabungan ini untuk menekan laju penyebaran Covid 19, Kabupaten Magetan Masuk PPKM level 3

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Doni Prasetyo
Warga luar Kabupaten Magetan yang di antigen di warung warung dinyatakan negatif. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Tim Operasi Yustisi Gabungan menyasar ke seluruh wilayah Kabupaten Magetan, bahkan lokasi wisata Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan juga tak luput dari oprakan Tim ini.

Tujuan Tim Operasi Yustisi Gabungan ini untuk menekan laju penyebaran Covid 19, Kabupaten Magetan Masuk PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegaitan Masyarakat) level 3.

Karenanya penertiban protokol kesehatan, 5 M, mengedukasi masyarakat untuk taat memakai masker, cuci tangan, Jaga Jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Tapi kedisiplinan itu juga sering dilanggar masyarakat dan aparat setempat terkesan kewalahan. Masyarakat sering dipertontonkan antrian vaksinasi Covid 19 yang mengabaikan Prokes jaga jarak.

Seperti dilaksanakan vaksinasi di GOR Ki Magetan di Hadirin Bupati Magetan Suprawoto.

Antrian warga duduk  berkerumun di GOR Ki Mageti itu hingga ribuan orang. Informasinya, kerumunan warga antri vaksin covid 19 itu kurang lebih sebanyak 17. 000 orang.

Datang dari 18 wilayah kecamatan di Kabupaten Magetan.

Malah Bupati Magetan Suprawoto seperti bangga dengan kepatuhan warga berusaha menjaga kesehatan ini, mengatakan warga Kabupaten Magetan antusias antri vaksin, tapi lupa Prokes.

Tim Operasi Yustisi Gabungan terdiri dari Kepolisian/TNI, Kejeksaan dan Pemda (Dinkes, RSUD dr Sayidiman, Satpol PP) Magetan, dengan sasaran masyarakat, warung warung di sepanjang jalan tembus Sarangan hingga Cemoro Sewu, perbatasan Jawa Timur - Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo, saat dikonfirmasi menyebutkan pelaksanaan Operasi Yustisi, digelar gabungan dengan TNI, Kejaksaan dan Pemda (Diskes, Dishub & Pol PP) bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Magetan.

"Anggota Operasi Yustisi merupakan anggota Gabungan TNI, Polres Magetan, Kejaksaan dan Pemda, mobiling menghimbau kepada masyarakat agar patuh Protokol Kesehatan,"katanya.

Sasaran, lanjut AKP Budi Kuncahyo, adalah masyarakat dan rumah makan yang tidak patuh Protokol Kesehatan di sepanjang jalur yang dilalui Operasi Yustisi gabungan.

"Hari ini ada 10 warga luar kota yang di antigen petugas  kesehatan dari Dinas Kesehatan, semuanya Negatif,"tambah Kuncahyo seraya mengatakan Operasi Yustisi itu juga bagi bagi masker kepada pengunjung tempat wisata Sarangan sampai Jalan Tembus.(tyo).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved