Breaking News:

Berita Lumajang

Pilkades di Kabupaten Lumajang Didominasi Lulusan SMP dan SMA

para pendaftar kontestasi politik di Kabupaten Lumajang didominasi pendaftar lulusan SMP dan SMA

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
net via TribunJogja.com
ilustrasi Pilkades 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Bulan Desember mendatang Kabupaten Lumajang dipastikan akan menggelar pilkades serentak di 32 desa. Setidaknya, ada sekitar 119 orang yang mendaftar.

Namun siapa sangka, para pendaftar kontestasi politik itu didominasi pendaftar lulusan SMP dan SMA. Sebanyak 57 bakal calon berasal dari lulusan SMA, 44 bakal calon dari lulusan SMP. Sedangkan 4 orang
calon lain lulusan diploma, dan 14 calon lain dari kalangan sarjana.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa DPMD Lumajang Mustajib mengatakan, memang banyak para calon berlatar belakang pendidikan SMA atau bahkan SMP.

Meski begitu, dipastikannya seluruh bakal calon itu memiliki wawasan di bidang birokrasi yang tidak boleh diremehkan. Beberapa calon telah memliki pengalaman menjadi perangkat desa.

“Pendidikan memang sebuah kewajiban. Secara tidak langsung mempengaruhi seseorang memahami birokrasi. Tetapi menurut aturan jenjang pendidikan terakhir kepala desa minimal harus lulusan SMP. Makanya, ini sebetulnya bukan fenomena baru. Sejak dulu sudah ada,” katanya.

Baca juga: Curanmor 6 Bulan Lari ke Sumatera, Pulang ke Lumajang Dihadiahi Timah Panas Polisi

Sementara menanggapi fenomena tersebut, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Lumajang Suhanto mengatakan, kultur pemilihan kades sering kali masyarakat tidak memandang latar belakang pendidikan. Melainkan, melihat sosok ketokohan.

“Kalau perangkat kan minimal lulusan SMA. Jadi dengan pendidikan terakhir SMA pasti bisa membantu kades dalam mengatur pemerintahan. Pendidikan memang sangat penting, tetapi kalau sesuai aturan memang minimal lulusan SMP,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved