Breaking News:

Berita Malang

Alasan Menggelitik Pengguna Knalpot Brong di Kota Malang, Mulai Sekadar untuk Pamer hingga Bergaya

Satlantas Polresta Malang Kota menggelar operasi knalpot tidak standar atau knalpot brong di sepanjang Jalan Besar Ijen Kota Malang.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Satlantas Polresta Malang Kota mengamankan sepeda motor yang memakai knalpot brong di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Selasa (28/9/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Satlantas Polresta Malang Kota menggelar operasi knalpot tidak standar atau knalpot brong di sepanjang Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Selasa (28/9/2021) malam.

Operasi yang berlangsung hingga Rabu (29/9/2021) dini hari itu dilakukan sebagai aksi cepat Satlantas Polresta Malang Kota dalam merespon aduan masyarakat yang resah karena knalpot brong.

"Kami banyak mendapat laporan dan aduan dari masyarakat yang resah dengan suara knalpot tidak standar atau knalpot brong di Jalan Besar Ijen," kata Kasubnit 2 Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, Ipda Eko Prasetyo kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Rabu (29/9/2021).

"Selain itu, kami juga mengantisipasi karena banyak anak muda yang nongkrong-nongkrong serta melakukan kebut-kebutan di sini (Jalan Besar Ijen)," ujarnya 

Dalam kegiatan operasi tersebut, polisi berhasil menindak dan mengamankan 50 kendaraan bermotor yang memakai knalpot brong.

Baca juga: Hasil 5 Hari Operasi Patuh Semeru 2021 di Mojokerto: Polisi Amankan Belasan Motor Knalpot Brong

"Untuk para pelanggar, kami berikan tindakan penilangan. Selain itu, kami minta para pelanggar untuk melepas knalpot brongnya. Para pelanggar kami kenakan Pasal 285 ayat (1) UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan," bebernya.

Ia mengungkapkan, para pengendara motor yang memakai knalpot brong kerap melontarkan beragam alasannya saat ditilang. Mulai sekedar menggunakan knalpot brong untuk pamer hingga untuk bergaya.

"Selain itu, sebagian juga ada yang mengaku kebut kebutan dan sebagian juga ada yang sekedar nongkrong-nongkrong saja," tutur dia.

"Mungkin mereka lihat situasi, karena saya yakin kalau tidak ada petugas, mereka akan kebut kebutan di sini (Jalan Besar Ijen)," terangnya.

Dirinya juga menerangkan, pihaknya akan terus menggelar operasi penindakan knalpot brong. Tidak hanya dilakukan malam hari, melainkan pagi dan siang hari juga dilaksanakan.

"Malam minggu juga demikian, tetap kami laksanakan. Kami juga akan tambah personel untuk menjaga keamanan Kota Malang," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Eko ini juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi tata tertib berlalu lintas dan tidak memakai knalpot tidak standar atau knalpot brong.

"Penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong sangat meresahkan masyarakat. Suara yang dihasilkan dari knalpot brong, sangat mengganggu kenyamanan masyarakat," kata dia.

"Oleh karena itu, kepada pengguna jalan yang kendaraannya masih memakai knalpot brong, kami minta untuk dilepas atau kami lakukan penilangan," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved