Breaking News:

Berita Surabaya

Lupa Cabut Kunci, Motor Penghuni Kos di Surabaya Digondol Komplotan Maling; Padahal Buat Cari Kerja

lupa mencabut kunci, motor Honda Beat bernopol L-3290-OZ milik penghuni kosan di Jalan Beji digondol maling

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian motor 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gegara lupa mencabut kunci, motor Honda Beat bernopol L-3290-OZ milik penghuni kosan di Jalan Beji PDAM, Pakal, Surabaya, digondol maling, Minggu (26/9/2021).

Motor tersebut milik Khrisna Koesoemo warga asal Sawahan, Surabaya

Sekitar pukul 13.47 WIB, ia terakhir kali memarkirkan motornya itu, di area parkir yang berada tepat di depan pintu kamar kosan yang disewanya.

Hanya saja ia mengaku lupa mencabut kunci, sebelum melenggang masuk ke dalam kamar untuk tidur, karena kelelahan berkendara seharian di jalanan.

"Saya lupa waktu buka kamar kos, kuncinya nggak saya lepas," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Rabu (29/9/2021).

Beberapa saat berselang, Khrisna mengaku terganggu dengan adanya suara bising deru mesin motor yang menyala di depan kosannya.

Baca juga: Ditinggal Tidur, Motor Mahasiswa Asal Aceh Digondol Maling, Pakaian Harga Sejuta dalam Jok Ikut Raib

Semula ia tak menggubris hal tersebut. Namun, saat dirinya ingat jikalau di kosannya itu, tidak ada orang lain, selain dirinya, sontak Khrisna bergegas lari ke luar kamar dan memeriksa sumber suara tersebut.

Dugaannya tak salah. Ternyata suara bising motor tadi, bersumber dari mesin motornya yang sedang digeber oleh orang tak dikenal.

"Waktu tidur terus saya dengar ada suara motor, perasaan di kos tidak ada orang sama sekali. Saya keluar sepeda saya sudah tidak ada," ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, ia menduga, motornya itu dicuri oleh dua orang pelaku yang beraksi secara berkomplot.

Akibat insiden tersebut, Khrisna mengaku mengalami kerugian sekitar delapan juta rupiah.

Insiden kejahatan itu, juga sudah dilaporkannya ke markas kepolisian setempat.

"Motor buat cari kerja. Kerugian Rp 8 Juta. Iya sudah lapor ke Polsek Pakal," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pakal Polrestabes Surabaya Iptu Purwanto membenarkan, pihaknya telah menerima adanya laporan tindak kriminalitas pencurian yang dialami korban.

"Betul (sudah lapor). Anak (anggota) lapangan masih cari bukti petunjuk," kata Purwanto saat dihubungi awak media.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved