Berita Pamekasan

Pemkab Pamekasan Studi Tiru Pembangunan KIHT ke Kabupaten Soppeng, ini Harapannya

Pamekasan adalah daerah penghasil tembakau, memiliki luas area 30 ribu hektar dan dapat menghasilkan 20 ribu ton per tahun.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Rombongan Pemkab Pamekasan saat berkunjung ke Kabupaten Soppeng belajar perihal pembangunan KIHT 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Jajaran Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura berkunjung ke Kabupaten Soppeng

Kunjungan tersebut dalam rangka studi tiru di Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT).

PLH Sekda Pamekasan, Ajip Abdullah menjelaskan, kedatangan rombongan Pemkab Pamekasan ke Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan ini untuk melakukan studi tiru, dan belajar ke Soppeng yang sudah terlebih dahulu membangun KIHT.

Saat ini, kata dia Pemkab Pamekasan masih memulai membangun KIHT, dan masih sampai studi kelayakan.

“Mudah-mudahan kunjungan ini bisa membawa hasil dan manfaat untuk Kabupaten Pamekasan, sehingga kami bisa membangun Kawasan Industri Tembakau dengan baik,” harapnya.

Baca juga: Jangan Tinggalkan Doa dan Amalan Ini Setiap Pagi Setelah Shalat Subuh Jika Anda Ingin Lancar Rezeki

Menurut pria yang akrab disapa Ajib ini, Pamekasan adalah daerah penghasil tembakau, memiliki luas area 30 ribu hektar dan dapat menghasilkan 20 ribu ton per tahun.

Pihaknya menginginkan tembakau ini bisa diproduksi menjadi rokok di Kabupaten Pamekasan. 

"Saya berharap bisa belajar dari Soppeng terkait dengan pengelolaan KIHT,” inginnya.

Sekadar informasi, Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Pamekasan ini merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan oleh Bea Cukai Madura dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam memberantas rokok ilegal. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved