Breaking News:

Berita Probolinggo

Usai Geledah Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Probolinggo, KPK Bawa 1 Koper Hitam

Usai menggeledah kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, penyidik KPK membawa satu koper hitam dan satu kardus air mineral

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMAWARDANA
Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Probolinggo. 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO - Penyidik KPK menggeledah empat kantor dinas Kabupaten Probolinggo pada Rabu (29/9/2021).

Antara lain, kantor Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Penyidik KPK telah merampungkan penggeledahan di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sekira pukul 13.00 WIB.

Sedangkan proses penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Usai menggeledah kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, penyidik KPK membawa satu koper hitam dan satu kardus air mineral.

Penggeledahan ini menyangkut kasus jual beli jabatan kepala desa.

Baca juga: Penyidik KPK Curigai Ada Dokumen Dibuang di Tempat Sampah saat Geledah Dinas Peternakan Probolinggo

Kasus tersebut menyeret Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, Doddy Kurniawan (DK), aparatur sipil negara (ASN)/Camat Krejengan, Kabupaten Probolinggo, serta Muhammad Ridwan selaku ASN/Camat Paiton, Kabupaten Probolinggo sebagai tersangka penerima.

Sementara 18 orang sebagai pemberi merupakan ASN Pemkab Probolinggo, yaitu Sumarto (SO), Ali Wafa (AW), Mawardi (MW), Mashudi (MU), Maliha (MI), Mohammad Bambang (MB), Masruhen (MH), Abdul Wafi (AW), Kho'im (KO).

Selanjutnya, Akhmad Saifullah (AS), Jaelani (JL), Uhar (UR), Nurul Hadi (NH), Nuruh Huda (NUH), Hasan (HS), Sahir (SR), Sugito (SO), dan Samsudin (SD).

Saat ini, seluruh tersangka sudah ditahan oleh KPK.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved