Breaking News:

Berita Madiun

Masih 16 Tahun, Remaja di Madiun Sudah Jadi Spesialis Pencurian HP, Hasilnya Dibuat Foya-foya

AYP sudah 7 kali ketahuan melakukan pencurian dengan modus yang sama pelaku masih di bawah umur curi handpone dan rokok

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Kapolres Madiun AKBP Juri Leonard Siahaan Bersama Wakapolres Madiun Kompol Ki Ide Bagus Tri Menunjukkan Barang Bukti Berupa HP Curian AYP 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Polres Madiun meringkus AYP (16) seorang anak dibawah umur pelaku pencurian HP di Kecamatan Dagangan dan Kecamatan Mejayan.

Kapolres Madiun, AKBP Juri Leonard Siahaan mengatakan AYP sudah 7 kali ketahuan melakukan pencurian dengan modus yang sama.

Yaitu menunggu pemilik toko lengah dan keadaan sepi, lalu pelaku mengambil barang yang menjadi target pencuriannya.

"Karena pelaku ini dibawah umur, 5 kali (kasus pencuriannya) di-diversi (Mencapai perdamaian antara korban dan anak)," kata Juri Kamis (30/9/2021).

Kelima kasus yang dilakukan diversi berada di luar kota yaitu Blitar dan Kediri.

Sedangkan kasus keenam yaitu di Magetan.

Baca juga: Isu Bocah Dihamili Makhluk Halus di Madiun, Polisi Ambil DNA Korban, Bayi Hingga Terduga Pelaku

Karena sudah berulang kali melakukan pencurian, maka pelaku yang merupakan warga Kecamatan Maospati, Magetan sempat dihukum selama lebih kurang satu tahun.

Namun setelah bebas, pelaku justru mengulangi perbuatannya yaitu mencuri HP di Kabupaten Madiun tepatnya di dua toko di Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Dagangan dan Desa/Kecamatan Mejayan.

"Uangnya ini dibuat foya-foya untuk menginap di hotel juga," lanjut Juri.

Pelaku sendiri diketahui sudah putus sekolah dan tidak tinggal bersama orang tuanya lagi.

"Secara ekonomi (orang tua pelaku) punya pekerjaan. Pegawai negeri, tapi (pelaku) tidak tinggal dengan orang tua," tambah Juri.

Dari 7 kasus tersebut, target barang curian AYP tidak selalu HP, melainkan beberapa kali rokok.

AYP sendiri berhasil diringkus Satreskrim Polres Madiun di Magetan berbekal rekaman CCTV toko korban pencurian di Kecamatan Mejayan.

Atas perbuatannya AYP dijerat dengan Pasal 362 KUHP Jo UURI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved