Breaking News:

Berita Pamekasan

Dosen di Pamekasan Tersandung Kasus Penelantaran Keluarga, Istri Wadul ke Rektor Kampus Tuntut Ini

Kedatangan perempuan berusia 49 tahun ke Kampus UNIRA itu untuk menyampaikan surat permohonan kepada Rektor UNIRA perihal permasalahan suaminya

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Cham (kiri) saat mendatangi Kantor Rektor UNIRA bersama kuasa hukumnya (kanan) Yolies Yongky Nata, Jumat (1/10/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Cham, bersama kuasa hukumnya mendatangi Kampus Universitas Madura (UNIRA), Jumat (1/10/2021) siang.

Kedatangan perempuan berusia 49 tahun ke Kampus UNIRA itu untuk menyampaikan surat permohonan kepada Rektor UNIRA perihal permasalahan suaminya, AR (inisial) yang tersandung kasus hukum.

Cham menjelaskan, kedatangannya bersama kuasa hukumnya ke Kampus UNIRA ini dalam rangka menyampaikan surat permohonan kepada Rektor.

Kata dia, isi dalam surat permohonan itu perihal permintaan kepada Kampus UNIRA agar mempertimbangkan jabatan suaminya sebagai Dosen Hukum di kampus tersebut yang saat ini statusnya sebagai tersangka dalam kasus penelantaran istri dan kekerasan dalam rumah tangga.

Ia meminta kepada Rektor UNIRA agar memberhentikan jabatan suaminya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Biro Bantuan Hukum (BBH) UNIRA.

"Orang yang paham hukum dan ngerti hukum, serta dosen yang senior justru melakukan pelanggaran hukum," kata Cham kepada sejumlah media saat ditemui usai menyerahkan surat permohonan ke pihak rektorat UNIRA.

Menurut Cham, adanya kasus ini akan menjadi preseden buruk bagi akademisi Kampus UNIRA.

Sebab, kata dia, seorang pendidik yang berstatus sebagai Dosen Hukum di UNIRA dan mengerti hukum telah memberikan contoh yang tidak baik.

Baca juga: HMI Lintas Komisariat UNIRA Galang Dana untuk Warga NTT yang Terkena Bencana Banjir dan Longsor

"Ini akan berdampak juga pada nama lembaga kalau tidak dilakukan tindakan menurunkan AR sebagai Ketua BBH UNIRA, dan memberhentikan sebagai dosen," pintanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved