Breaking News:

Berita Malang

Kasus Covid-19 Makin Menurun, Ritme Pengisian Tabung Oksigen di Malang Ikut Turun

Sebelumnya Lukman mengenang pengisian oksigen saat kasus corona sedang melonjak bisa mencapai 400 tabung sehari.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Erwin Wicaksono
Ilustrasi tabung oksigen - Pengawalan distribusi oksigen oleh Polres Malang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Ritme pengisian tabung oksigen di wilayah Kabupaten Malang mulai menurun.

Perusahaan pengisian oksigen, CV Candi Gasindo saat ini hanya menerima permintaan tabung tak lebih dari 200 tabung.

"Saat ini sudah agak landai seperti sebelum pandemi permintaan sehari 160-200 tabung berbagai ukuran," ujar Kepala Stasiun Pengisian  CV Candi Gasindo, Lukman Alibasa ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya Lukman mengenang pengisian oksigen saat kasus corona sedang melonjak bisa mencapai 400 tabung sehari.

Perusahaan pengisian oksigen yang berlokasi di Kecamatan Pakisaji ini memenuhi pesanan kebutuhan berbagai rumah sakit di Kabupaten Malang.

Kendati sudah mengalami penurunan pesanan pengisian oksigen, penjualan eceran satu tabung pengisian 6 meter kubik masih tetap sama.

Yakni pada kisaran harga  Rp 82.500 dan untuk 1 meter kubik seharga Rp 45.000.

"Untuk harga tetap sama dan kami berharap tetap stabil artinya tidak ada kelangkaan juga," tandas Lukman.

Lukman memaknai penurunan permintaan tabung oksigen ini merupakan sentimen bagus bagi dunia kesehatan  penanganan Covid-19 sudah berjalan maksimal dan kesembuhan pasien meningkat. (ew)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved