Breaking News:

Berita Malang

Patroli Rutin Tiap Malam untuk Tindak Balap Liar di Kabupaten Malang, 5 Titik Jadi Atensi Polisi

Polisi meminta para pembalap liar seger meninggalkan kebiasaan berbahaya dan kembali mematuhi peraturan berlalu lintas.

TRIBUNMADURA.COM/ERWIN WICAKSONO
Petugas Satlantas Polres Malang. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Satlantas Polres Malang melakukan patroli secara rutin setiap malam untuk mengantisipasi digelarnya balap liar di jalanan.

Tindakan tegas disiapkan Satlantas Polres Malang kepada pembalap liar yang nekat melakukan aksi adu cepat di jalanan demi memberikan rasa aman bagi pengendara lainnya.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitransyah menerangkan, terdapat 5 titik di Kabupaten Malang yang menjadi atensi polisi untuk menindak ajang balap liar.

"Terdapat sekitar 3 hingga 5 titik. Tidak bisa kami sebutkan karena nanti bocor (informasinya)," terang Agung ketika dikonfirmasi.

Akhir-akhir ini, Satlantas Polres Malang sedang giat menindak para oknum pemain balapan liar.

Hasilnya pada Minggu (3/10/2021), polisi membubarkan paksa aksi balap liar yang dilakukan puluhan orang di Jalur Lintas Selatan (JLS) area Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo.

Pada operasi tersebut, polisi menindak 62 kendaraan yang kedapatan tidak memiliki surat keterangan nomor kendaraan.

Kendaraan para pembalap liar itu kini diamankan di Satpas Karanglo Singosari.

"Kami belum bisa menyimpulkan itu bodong atau tidak. Saat kami amankan, puluhan kendaraan tersebut tidak ada surat kelengkapannya. Bisa saja tertinggal di rumah," ungkap Agung.

Polisi meminta para pembalap liar seger meninggalkan kebiasaan berbahaya dan kembali mematuhi peraturan berlalu lintas.

"Kami minta agar, yang bersangkutan datang bersama orang tuanya, membawa kelengkapan surat dan membuat surat untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," ungkap Agung.

Agung menganalisa jika jalanan sepi akibat aturan pembatasan sosial turut memicu oknum pemuda untuk menggelar balapan liar di jalanan.

"Jadi mereka melihat moment Covid-19 ini. Dikira mereka aman saja melakukan aksi balap liar. Padahal sampai sekarang kita rutin menggelar patroli tersebut," kata dia.

"Namanya balap liar kan mereka melihat moment-moment itu, mungkin mereka sudah paham, jadi mereka manfaatkan," tutup Agung. (ew)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved