Breaking News:

Berita Pamekasan

Bupati Pamekasan Ungkap Syarat Plt Bila Ingin Jadi Kepala Dinas, Pastikan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Pamekasan menegaskan keseriusannya untuk mengelola pemerintahan yang berkualitas, profesional, dan bersih dari praktik KKN.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan apel pagi di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (4/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menegaskan keseriusannya untuk mengelola pemerintahan yang berkualitas, profesional, dan bersih dari praktik korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

Baddrut Tamam mengungkapkan, pihaknya akan memilih calon pemimpin di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan berdasarkan prestasi dan capaian program yang telah dirancang. Bukan berdasarkan like atau dislike, apalagi berdasarkan uang.

"Saya kemarin bilang ke pak Fata, kalau wamira (warung milik rakyat) nggak sukses jangan bermimpi jadi kepala dinas. Mimpi saja nggak boleh," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com, Selasa (5/10/2021).

Baddrut Tamam berkomitmen tidak ada jual beli jabatan selama menjadi Bupati di Pamekasan.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Penemuan Jenazah di Bangkalan hingga Sidang Kasus Pembunuhan

Sebab, lanjut dia, target yang ingin dicapai daerahnya mampu bersaing dengan kabupaten/kota maju lain di Indonesia.

Apabila untuk menempati posisi strategis cukup dengan cara membayar, maka target itu dipastikan tidak akan tercapai.

"Karena kalau dulu orang mau menempati posisi tertentu di kabupaten ini cukup bayar. Mau punya potensi, kemampuan, atau tidak cukup bayar kalau mau jadi kepala dinas. Kalau bupatinya saya, nggak usah bayar asalkan berprestasi. Nggak usah bayar apa-apa, cukup bayar kinerja," tegasnya.

Dia mengingatkan, jabatan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang diduduki oleh Abd Fata bukanlah posisi aman.

Karena harus menunjukkan prestasi apabila ingin menempati kepala dinas definitif. Termasuk kepala OPD lain yang statusnya masih Plt.

"Nah, wamira ini bagian dari catatan, kenapa banyak Plt, karena saya memilih kinerja dulu baru jabatan. Nah, pak Fatta ini sedang diuji oleh sejarah sekarang untuk melakukan langkah-langkah top untuk keluar dari cara biasa menuju cara yang luar biasa," jelasnya.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memiliki lima program prioritas selama kepemimpinannya. Yakni, ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.

Program reformasi birokrasi ini memastikan tidak ada jual beli jabatan, kinerja cepat berkebaruan, serta layanan yang ekselen kepada masyarakat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved