Breaking News:

Berita Pamekasan

MTQ XXIX Jatim di Pamekasan, Peserta Harus Bawa Sertifikat Vaksin, Simak Syarat-Syarat Lainnya

Peserta yang memiliki riwayat penyakit lain, seperti ispa, batuk atau pilek akan discreening terlebih dahulu sebelum diisolasi di tempat khusus

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Rapat persiapan pagelaran musabaqoh tilawatil qur'an (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelaksanaan musabaqoh tilawatil qur'an (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan, Madura akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk memutus penyebaran Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Achmad Marzuki mengatakan, peserta MTQ dari seluruh kabupaten/kota wajib menunjukkan sertifikat vaksin kepada panitia. 

Namun, mereka yang memiliki halangan tertentu harus menunjukkan keterangan dari dokter.

"Sebelum berangkat masing-masing kafilah dari kabupaten/kota harus membawa surat bebas Covid-19, sertifikat vaksin, minimal dosis pertama. Kecuali mereka usianya di bawah 12 tahun, atau mereka tertunda dengan cara membawa surat keterangan dari dokter, atau mereka tidak bisa divaksin dengan membawa keterangan dari dokter juga," kata Achmad Marzuki kepada TribunMadura.com, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Khawatir Timbulkan Kerumunan, Pemkab Pamekasan Tiadakan Pawai Taaruf saat MTQ ke XXIX Jatim

Menurutnya, peserta yang memiliki riwayat penyakit lain, seperti ispa, batuk atau pilek akan dilakukan screening terlebih dahulu sebelum diisolasi di tempat tertentu sesuai dengan protokol kesehatan.

"Kemudian peserta juga harus memiliki kartu BPJS, khawatir ada peserta yang nantinya terdeteksi penyakit atau Covid-19," ujarnya.

Menurut Marzuki, pihaknya akan memperketat prokes, mulai tempat pelaksanaan lomba hingga tempat penginapan kafilah dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. 

Bahkan, setiap tiga hari sekali peserta akan dites swab antigen secara gratis.

"Sebelum mereka pulang juga akan dilakukan tes swab antigen untuk memastikan mereka tidak membawa Covid-19 dari Pamekasan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved