Breaking News:

CPNS 2021

Ombudsman Jatim Terima Belasan Pengaduan Terkait Proses CPNS 2021, Didominasi Soal Informasi

Pihaknya memang membuka posko aduan sejak tanggal 23 Juli lalu. 12 laporan itu merupakan aduan yang diterima hingga Selasa (5/10/2021). 

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Yusron Naufal Putra
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jatim Agus Muttaqin saat ditemui di kantornya, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Posko pengaduan masyarakat bentukan Ombudsman RI Jawa Timur, hingga saat ini mencatat telah menerima belasan aduan terkait proses CPNS 2021. 

Dari 12 aduan itu, setidaknya ada sekitar 60 orang yang terdampak.

Aduan tersebut didapat baik dari tingkatan provinsi maupun beberapa kabupaten/kota di Jatim. 

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jatim Agus Muttaqin mengatakan, pihaknya memang membuka posko aduan sejak tanggal 23 Juli lalu. 12 laporan itu merupakan aduan yang diterima hingga Selasa (5/10/2021). 

"Hingga 5 Oktober ini, total kami menerima 12 pengaduan," kata Agus saat ditemui di Kantor Ombudsman Jatim di Jalan Ngagel Timur nomor 56 Surabaya. 

Baca juga: Ratusan Peserta CPNS 2021 di Kabupaten Tulungagung Mengundurkan Diri, Dinyatakan Gugur dalam Tes SKD

12 laporan yang masuk itu diantaranya terkait dengan keberatan peserta atas konsistensi informasi.

Baik terkait persyaratan pengumuman hasil verifikasi dan lain sebagainya. 

Agus melanjutkan, pengaduan tersebut memang telah ditindaklanjuti pihaknya dengan berbagai langkah.

Disebutkan Agus, memang ada yang ditemukan maladministrasi, ada yang tidak ditemukan mal. 

Terhadap laporan yang ditemukan maladministrasi, telah disampaikan kepada instansi penyelenggara untuk memberikan penyelesaian.

Sehingga peserta dapat melanjutkan seleksi tahapan tes CAT. 

Kecuali, peserta yang memang terbukti tidak memenuhi persyaratan, maka gugur pada tahapan administrasi.

Agus merinci dari belasan pengaduan itu, 6 diantaranya telah tertangani dengan baik.

"Artinya, apa keinginan pelapor sudah terpenuhi. Sisanya, 6 pengaduan tidak terbukti sehingga tidak terbukti maladministrasi," ungkapnya menambahkan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved