Breaking News:

Berita Gresik

Beginilah Tradisi Rabu Wekasan di Desa Suci, Gresik di Tengah Pandemi Covid-19

Tadisi Rabu pungkasan atau masyarakat Kota Santri lazim menyebutnya Rebo wekasan Di Desa Suci, Kecamatan Manyar digelar pada hari Rabu terakhir Safar

Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAM
Tradisi Rebo Wekasan yang digelar tasyakuran dan doa bersama di Masjid Mambaul Thoat, Selasa (5/10/2021) malam. 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Rebo Wekasan Desa Suci digelar dengan sederhana menerapkan protokol kesehatan ketat tanpa kirab tumpeng.

Tadisi Rabu pungkasan atau masyarakat Kota Santri lazim menyebutnya Rebo wekasan. Di Desa Suci, Kecamatan Manyar digelar pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar.

Tidak seperti tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19, kali ini hanya dimaknai dengan tasyakuran dan doa bersama di Masjid Mambaul Thoat, Selasa  (5/10/2021) malam.

Ahmad Hilmi Afandi (36) selaku ketua panitia Rebo Wekasan mengatakan, Rebo Wekasan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelum pandemi.

"Yang biasanya ada kirab tumpeng berukuran besar dan pasar malam, namun karena situasi pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu, panitia memutuskan untuk meniadakan kirab tumpeng dan pasar malam. Satu tumpeng berukuran besar telah disediakan panitia di halaman Masjid Mambaul Thoat," kata Hilmi.

Baca juga: Inilah Cara Salat Rabu Wekasan Lengkap Beserta Doa dan Waktunya, Jangan Sampai Salah Niat

Lebih lanjut dia membeberkan asal muasal tradisi Rebo Wekasan. Menurut cerita tutur, pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar, Allah SWT mengabulkan permintaan masyarakat Desa Suci.

"Yang telah lama menantikan sumber air guna mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari, akhirnya dapat ditemukan. Sehingga pada malam hari Rabu terakhir pada bulan Safar masyarakat mengadakan selamatan secara turun temurun hingga saat ini," bebernya.

Acara tasyakuran dan doa bersama yang dihadiri sekitar 100 orang warga juga tokoh agama Desa Suci tersebut menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

"Mulai Khotmil Qur'an dan pembacaan Tahlil hingga santunan anak yatim, Alhamdulillah berjalan lancar," pungkasnya.

Dihadiri Forkopimcam Manyar, tampak mengikuti rangkaian acara kearifan lokal itu dengan khidmat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved