Breaking News:

Berita Bangkalan

Semua yang Ingin Masuk ke Area Polres Bangkalan Wajib Sudah Vaksin, Simak Penjelasan Kapolres

Masyarakat yang hendak memasuki lingkungan mapolres harus login ke aplikasi Pedulilindungi yang telah terpasang di pintu masuk Polres Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Anggota Polres Bangkalan menunjukkan lokasi perangkat-perangkat login ke aplikasi Pedulilindungi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan di Ruang SPKT, mengurus SIM, hingga SKCK di Mapolres Bangkalan, Kamis (7/10/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Perlindungan tidak langsung atau kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap paparan Covid-19 terus digaungkan Polres Bangkalan.

Masyarakat yang hendak memasuki lingkungan mapolres harus login ke aplikasi Pedulilindungi yang telah terpasang di pintu masuk Polres Bangkalan.

Aplikasi ‘Wajib Vaksin’ ini mengharuskan masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan di Ruang SPKT, mengurus SIM, hingga SKCK harus menggunakan barcode Pedulilindungi.

“Anggota pun harus login, bukan hanya masyarakat,” tegas Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino kepada TribunMadura.com, Kamis (7/10/2021).

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Demo Tolak Pilkades Sampang 2025 hingga Vaksinasi di Pamekasan

Alith menjelaskan, kebijakan tersebut bukan bermaksud menghalangi atau menghambat masyarakat umum untuk mendapatkan pelayanan.

Melainkan sebagai upaya Polres Bangkalan membentuk perlindungan dan kekebalan kelompok terhadap paparan Covid-19.

“Salah satu upaya kami untuk menggugah dan mengajak masyarakat Bangkalan agar bervaksin karena vaksin sudah memang menjadi keharusan untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bangkalan untuk mengunduh aplikasi Pedulilindungi di IoS dan Playstore karena penggunaan aplikasi Pedulilindungi ini telah diterapkan di hampir seluruh instansi pemerintahan serta pusat perbelanjaan untuk menekan penyebaran virus corona.

“Di Bangkalan Plaza sudah diterapkan, moda transportasi umum, dan sejumlah perkantoran kini telah menerapkan penggunaan Pedulilindungi. Aplikasi ini bisa memantau jumlah keterisian suatu tempat, dari situ kami bisa mengecek apakah tempat tersebut sudah full atau tidak,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved