Breaking News:

Berita Surabaya

Angka Kekerasan Pada Perempuan Tinggi, Gerindra Jatim Luncurkan Lembaga Khusus Konsultasi Hukum

Kondisi itu mendapat perhatian dari Partai Gerindra Jawa Timur lewat sayap partai mereka, PD PIRA Jatim, sebuah lembaga konsultasi hukum

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
DPD Partai Gerindra Jatim meluncurkan lembaga konsultasi hukum. Hal itu diantaranya, merespon tingginya angka kekerasan terhadap perempuan. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tingginya angka kasus kekerasan pada perempuan di Jawa Timur, harus menjadi perhatian banyak pihak. Realitas semacam itu perlu mendapatkan perhatian lebih. 

Merujuk data yang dihimpun dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur, dalam rentang Januari-Agustus 2021 setidaknya ada 363 kasus kekerasan pada perempuan. 

Kondisi itu mendapat perhatian dari Partai Gerindra Jawa Timur. Wujudnya, lewat sayap partai mereka, PD PIRA Jatim, sebuah lembaga konsultasi hukum diluncurkan. 

Yayuk Padmi Rahayu, Ketua PD PIRA Jawa Timur mengungkapkan, pihaknya sebagai sayap partai yang berkonsentrasi pada perempuan dan anak memang merespon realitas kekerasan tersebut. 

"Dalam menekan angka kekerasan bagi perempuan, PD PIRA telah membentuk lembaga konsultasi hukum," kata Yayuk dalam diskusi virtual Gerindra Jatim, dikutip Jumat (8/10/2021). 

Yayuk mengungkapkan, tujuan didirikannya lembaga tersebut untuk membantu kaum perempuan yang mengalami kesulitan terkait masalah hukum. 

Baca juga: Elektabilitas PDIP Masih Tertinggi Disusul Gerindra, Golkar dan Demokrat, Simak Rincian Surveinya

Kendati didirikan oleh sayap partai, Yayuk menyebut lembaga konsultasi hukum itu juga bisa dimanfaatkan masyarakat umum. 

"Konsultasi ini tidak hanya terbatas pada kader Gerindra saja. Tapi, ini juga untuk masyarakat luas. Khususnya perempuan," terangnya menambahkan.

Lembaga konsultasi hukum yang digagas PD PIRA Jatim, disebutnya juga dibuka meluas di kabupaten/kota di Jawa Timur. Nantinya, untuk tingkat daerah bakal dikoordinir oleh pengurus PIRA setempat. 

Yayuk berharap, dengan diluncurkannya lembaga konsultasi hukum itu, diharapkan dapat memberikan pengetahuan, pemahaman serta pendampingan kepada para korban kekerasan. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved