Breaking News:

Berita Pamekasan

Pencuri Embat Ponsel di dalam Rumah pada Siang hari ketika Pemilik Tertidur

Ponsel android milik warga pamekasan seharga Rp 2 juta, yang ditaruh atas meja di rumahnya dicuri saat tertidur

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Samsul Arifin
Shutterstock.com
Ilustrasi pencurian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Hati-hati, belakangan ini  pencuri menyasar rumah sudah mulai beraksi. Salah satu korbannya, Iskandar (42), warga Jl Teja, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota, Pamekasan. Ponsel android miliknya seharga Rp 2 juta, yang ditaruh atas meja di rumahnya dicuri, Jumat (8/10/2021), sekitar pukul 09.00.

Kini korban menyuruh anak sulungnya, Fian, melaporkan pencurian ponsel yang belum setahun dibelinya itu dilaporkan ke Polres Pamekasan. Sementara Iskandar, karyawan swasta pasrah, namun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Lantaran di ponsel itu, banyak data penting termasuk nomor kontak.

Kepada Surya, Iskandar mengatakan, istrinya yang sehari-hari menjual nasi kebetulan pulang kampung halamannya ke Banyuwangi, bersama kedua anaknya. Sedang dirinya istirahat di teras rumahnya dengan menggelar tikar. Namun sempat tertidur sebentar. Ponselnya ditaruh di dalam di ruang tengah. Anak sulungnya berada di kamar belakang.

Kemudian Iskandar terbangun dan pergi ke dapur untuk sarapan. Dan ia kembali ke ruang tengah untuk mengambil ponselnya, karena hendak menghubungi temannya, tapi ponselnya sudah tidak ada. Semula Iskandar tidak curiga dan menanyakan kepada anaknya yang berada di dalam kamar, apakah memindah atau meminjam ponselnya.

Namun Fian mengaku tidak memindah dan tidak meminjam ponselnya. Mendengar penjelasan anaknya, Iskandar kaget dan langsung menguhubungi nomor ponselnya, menggunakan ponsel anaknya. Tetapi nomor ponsel miliknya mati. Lalu Iskandar ke luar ke pinggir jalan depan rumahnya, namun sepi yang terlihat hanya lalu lalang kendaraan bermotor. Sehingga Iskandar menduga jika ponsel miliknya telah dicuri.

Baca juga: Aksi Pencurian Kabel Telkom, Alat-Alat ini yang Dibawa Pelaku untuk Menjalankan Aksi

Yang disayangkan, pencuri itu dinilai nekat dan berani. Karena melakukan aksinya di siang hari. Bisa jadi, jika kepergok, pelaku akan pura-pura nanya alamat atau mau membeli nasi. Karena saat ini warung nasi istrinya di depan rumahnya tutup.

“Saya yakin, ponsel saya telah dicuri orang. Namun saya tidak mau menuduh dan memastikan, siapakah yang telah mencuri. Apakah warga sekitar atau orang jauh. Tetapi yang pasti, orang itu mengerti jika di rumah saya ini kebetulan sepi. Dan saya berharap pelakunya segera tertangkap,” kata Iskandar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved