Breaking News:

Berita Surabaya

2 Bandit Satroni Parkiran Hotel di Wonocolo Surabaya, Scoopy Wanita Asal Sidoarjo Raib

Motor Honda Scoopy bernopol AG-6927-VAI miliknya, raib digondol raib, saat diparkir di area parkir sebuah hotel di Jalan Siwalankerto

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian motor 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Wanita belia bernama Amel warga Sidoarjo tak menyangka bakal menjadi korban pencurian motor, Sabtu (2/10/2021) sore.

Motor Honda Scoopy bernopol AG-6927-VAI miliknya, raib digondol raib, saat diparkir di area parkir sebuah hotel di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya.

Insiden memilukan nan membuatnya geram itu, bermula saat Amel dan tujuh orang temannya, menginap staycation di hotel tersebut, sejak Jumat (1/10/2021).

Pada siang hari, tujuh orang temannya itu memutuskan berbelanja ke sebuah pusat grosir di Jalan Dupak Raya No 1, Gundih, Bubutan, Surabaya, dengan memesan jasa antar kendaraan taksi online.

"Saya sendiri yang posisinya di hotel," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (8/10/2021).

Pada sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB, saat rombongan tujuh orang temannya kembali ke hotel. Satu diantara temannya itu, memberikan kabar jikalau motor milik Amel tidak lagi ada di area parkir semula.

Baca juga: Motor Honda Beat Masih Kredit, Malah jadi Sasaran Bandit di Surabaya, CCTV Rekam Aksi Pelaku

Amel mengira, kabar itu hanya kelakar akal-akalan temannya itu. Namun, ia keliru, setelah memeriksa langsung ke area parkir, ternyata kabar itu, bukan kelakar, motornya benar-benar tidak ada di tempat.

Amel berusaha mencari tahu, siapa dan ke arah mana, si pencuri itu, membawa motornya.

Termasuk memeriksa rekaman CCTV yang menyoroti area parkir. Ternyata ada dua orang tak dikenal yang diduga kuat berjenis kelamin laki-laki, tampak mondar-mandiri di area hotel.

Keduanya tampak memantau area sekeliling hotel, guna memastikan keamanan situasi, sebelum akhirnya membawa kabur motornya beserta helm yang dikaitkan di atas motor.

"Pas ketika sadar ada CCTV pelaku langsung memakai helm sambil bawah motor Scoppy saya," ungkapnya.

Akibat insiden itu, Amel mengalami kerugian senilai harga motor baru dengan merek dan jenis yang sama, atau senilai Rp20 Juta.

Namun, Amel mengaku sudah melaporkan insiden tindakan kriminal yang dialaminya itu, ke markas kepolisian setempat.

"Sudah lapor pihak kepolisian Siwalankerto (Polsek Wonocolo), tapi tidak dapat diproses dikarenakan kendala BPKB," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved