Breaking News:

Berita Situbondo

Diduga Kehabisan BBM, Tiga Nelayan Jangkar Hilang Kontak Saat Melaut

tiga orang nelayan asal Kecamatan Jangkar,  Kabupaten Situbondo,  Jawa Timur, hilang kontak saat melaut

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/IZI HARTONO
Tim SAR saat berkoordinasu dengan salah satu dari keluarga nelayan yang hilang kontak. 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - tiga orang nelayan asal Desa/ Kecamatan Jangkar,  Kabupaten Situbondo,  Jawa Timur, hilang kontak saat melaut. Sabtu (09/10/2021).

Ketiga nelayan tradisional belum ada kabar atau pulang ke rumahnya itu,  mereka adalah Angon Dirotasi (29), Yudi (29) dan Angga (23). Warga Desa/ Kecamatan Jangkar. 

Anggota Pusdalop BPBD Situbondo,  Ipung menjelaskan,  tiga orang nelayan itu berangkat melaut Kamis (07/18/2021) pada pukul 16.00 WIB dengan menggunakan perahu fiber ke perairab takat emas.

"Keterangan keluarga biasanya sudah pulang melaut pukul 23.00. WIB,  akan tetapi sampai Jumat belum pulang, " kata Ipung menurukan pernyataan keluarga nelayan

Salah seorang keluarga nelayan yang hilang, Sukandar mengatakan, sekitar pukul 06.00 WIB dirinya sempat berkomunikasi via SMS dengan Anton yang memberitahukan kalau kehabisan BBM  di perairan takat emas. 

"Saudara saya kembali memberitahu tidak perlu dicari,  karena perahunya sudah jalan, " kata Diantar kepada petugas. 

Baca juga: Akibat Lupa Matikan Tungku di Dapur, Bangunan Semi Permanen Milik Nenek di Situbondo Ludes Terbakar

Meski sempat dilarang mencari dan menyusul ke perairan Takat Emas, Sukandar beserta istrinya berangkat ke Takat Emas.

Namun ditengah perjalanan  diterjang ombak besar, sehingga Sukandar tidak dapat melanjutkan pencarian ke Takat Emas dan berhenti di perairan Sidodadi,  Kecamatan Banyuputih. 

Selain itu,  pihak keluarga menghubungi teman dan saudaranya di Mimbo agar memberitahu kalau melihat tiga nelayan itu terdampar. 

Kapolsek Jangkar,  AKP Fauzan membenarkan adanya  nelayan yang belum pulang melaut tersebut. 

"Iya mas,  ada tiga orang nelayan yang hilang kontak," ujar AKP  Fauzan.

Saat ini tim gabungan terdiri dari Bazanas dan BPBD,  Pol Air, Polsek,  Koramil Jangkar serta keluarga nalayan setempat,  mulai melakukan upaya pencarian di kawasan perairan Jangkar dan Banyuputih.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved