Jumat, 22 Mei 2026

Berita Situbondo

Kobaran Api Melahap Dua Rumah di Situbondo, Diduga Berawal dari Kompor Gas, Simak Kronologinya

Akibat ganasnya kobaran api,  dua rumah milik warga Dusun Krajan,  Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, luwes dilahap si jago merah. 

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Izi Hartono
Diduga Kompor Gas Meledak, Dua Rumah Warga Kukusan Situbondo Terbakar 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Kebakaran hebat tejadi di Kabupaten Situbondo,  Jawa Timur,  Sabtu (09/10/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB. 

Akibat ganasnya kobaran api,  dua rumah milik warga Dusun Krajan,  Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, luwes dilahap si jago merah. 

Dua rumah yang hangus terbakar,  diantara milik Nahya alias pak Arip (60) dan Iwan Budianto (33).

Kobaran api diketahui pertama kali oleh Kasnoto (60) dan pemilik rumah pak Arip saat akan keluar rumahnya dikagetkan melihat kobaran api dari bagian dapurnya.

Mengetahui dapurnya terbakar,  Arip bergegas masuk ke dalam rumahnya untuk membangunkan anaknya yang tengah tertidur sembari berteriak minta tolong kepada warga sekitar. 

Tanpa dikomando puluhan warga yang mendengar teriakan pemilik rumah berdatangan ke lokasi kejadian kebakaran

Para warga dengan kompak berusaha memadamkan kobaran api yang semakin membesar dengan peralatan seadanya. 

Sementara warga yang lain menghubungi pihak pemadam mobil kebakaran  milik Pemkab Situbondo

Tak lama kemudian,  dua unit mobil Dakar tiba di lokasi kebakaran dan dengan cepat petugas dibantu warga langsung menyemprotkan air ke kobaran api yang membakar dua rumah warga tersebut. 

Setelah berjuang mati matian,  akhirnya petugas dan warga berhasil memadamkan kobaran api.

"Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam oleh petugas," ujar Ipung anggota Pusdalop BPBD Situbondo

Kebakaran yang menyebabkan dua rumah warga terbakar diduga akibat Kompor gas,  namun untuk memastikan penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan pihak polisi. 

"Dugaan awal kebakaran itu disebabkan kompor gas, " kata Ipung. 

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu,  namun kerugian materi yang dialami korban diperkirakan mencapai sebesar Rp 77 juta. 

"Rumah milik pak Arip mengalami rusak total, sedangkan rumah milik Iwan mengalami rusak ringan, " jelasnya. ( Surya/izi)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved