Breaking News:

Berita Tuban

Slamet Idul Adha Laporkan Kepala Desa dan 9 Warga Soal Kasus Penghasutan, Singgung Kasus Selingkuh?

Tak hanya itu, Kepala Dusun Kenti, Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban itu juga melaporkan Kepala Desanya yang bernama Kurniali (40)

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Mohammad Sudarsono
Kuasa Hukum Kadus Kenti Slamet Idul Adha, Heri Subagyo, saat menunjukkan bukti laporan, Minggu (10/10/2021). 

"Kepala desa seyogyanya menghormati penetapan pengadilan. Imbasnya dimungkinkan akan timbul tuntutan hukum lagi," terang Heri.

Ditambahkannya, mengenai dugaan asusila, bahwa Satreskrim Polres Tuban telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) tentang kasus dugaan perizinan yang dilakukan Slamet Idul Adha. 

Hasil gelar perkara menyimpulkan, bahwa perkara perzinahan belum cukup bukti, hingga dihentikan penyidikan dan tidak bisa dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Kades melakukan pelanggaran dengan mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Slamet Idul Adha sebagai Kadus Kenti, tertanggal 28 Januari 2021.

Sebab, tanggal 21 Januari 2021 sudah jelas terkait laporan dugaan perzinaan belum cukup bukti.

"Kades memberhentikan Kadus landasannya apa, kasus yang dilaporkan sudah jelas belum cukup bukti, berdasarkan SP2HP yang disampaikan Satreskrim Polres Tuban tertanggal 21 Januari 2021. Pemberhentian dari Kades itu jelas cacat hukum," jelasnya.

Sementara itu, Kades Talangkembar, Kurniali mengaku sampai saat ini belum mengetahui terkait pelaporan terhadap dirinya oleh mantan Kadus Kenti. 

Ia juga menepis jika dituduh menghasut dalam aksi demo yang dilakukan warga di depan balai desa. 

Sebab, demo tersebut merupakan aspirasi dari kehendak masyarakat sendiri.

"Belum tahu terkait pelaporan itu, tidak ada yang menghasut untuk demo," ucapnya ketika dikonfirmasi. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved